Kilksumatera.Com PAGARALAM – PWI Pagaralam mengecam keras pembacokan terhadap insan pers bernama Teguh S, salah satu Wartawan Media Online di Kabupaten Muara Enim. Dia dibacok oleh Orang Tak Dikenal (OTD) di perlintasan rel Kereta Api (KA) Desa Gaung Telang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim diduga akibat pemberitaan yang ditulis korban, Senin (17/01/2021).
Karenanya, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Pagaralam, Asnadi M Aridi SAg mengecam keras insiden pembacokan tersebut. ”Insiden ini dapat mengancam kebebasan pers,” tegasnya.
Menurut korban Teguh, dirinya tidak mengetahui sebab musabab hingga mendapat serangan dari OTD tersebut. Doa hanya bisa menduga penyebabnya mungkin berkaitan dengan berita dan pemberitaan, karena kalau faktor dendam menurut korban tidak mungkin karena dirinya tidak memiliki musuh dan sedang tidak memiliki permasalahan secara pribadi.
Asnadi mendesak aparat Kepolisian secepat mungkin mengungkap kasus itu, sehingga dapat diketahui modus dan latar belakang terjadinya insiden tersebut.
Kronologis kejadian bermula dari kepulangan korban dan istrinya dari Desa Karang Endah menuju Desa Gaung Telang, saat berada di perlintasan rel kereta api (KA), dari berlawanan arah muncul sepeda motor jenis Honda Scoppy warna putih yang dikendarai orang tak dikenal.
Saat dua sepeda motor itu berpapasan, tanpa basa-basi pelaku langsung melayangkan golok ke arah korban Teguh S sehingga melukai bagian rahang sebelah kanan. Usai melakukan serangan OTD langsung melarikan diri tanpa mengambil barang berharga milik korban sedangkan kendaraan korban oleng dan terjatuh di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Melihat suaminya mengalami bacokan, isteri korban Yanti Apriyani segera melarikan suaminya ke Polindes Desa Gaung Telang, karena minimnya peralatan medis, lalu korban dilarikan ke Puskesmas Gelumbang untuk mendapatkan perawatan intensif sekaligus melakukan visum.
Laporan : 09-Pai
Posting : Imam Ghazali

