Oleh: Analisa (Muslimah Peduli Generasi)
Kasus remaja terjangkit narkoba kian parah, rusaknya generasi akibat dari kebebasan berprilaku mengakibatkan keburukan dan menghasilkan kerusakan iman, moral, dalam menjalani kehidupan.
Seperti dilansir dari laman SINDONEWS.COM PEMATANGSIANTAR, dalam sehari Satuan Reserse Narkotika Polres Pematangsiantar, menangkap 3 pria dalam kasus narkoba dari sejumlah tempat pada Kamis (6/5/2021).
Ini menunjukkan betapa negeri ini berada dalam kegentingan yang parah. Setiap hari selalu muncul beredar kabar tentang Narkoba. Baik dari media cetak, maupun elektronik permasalahan Narkoba yang tidak pernah usai, mulai dari kalangan remaja hingga pejabat pemerintah dengan santai tersandung kasus barang haram ini. Hal ini sangat berakibat patal bagi generasi kedepan, yang mana lahir untuk memajukan dan menjadi generasi yang baik, malah sebaliknya terlebih dahulu dirusak dan diracuni oleh Narkoba.
Sungguh, kebebasan yang diciptakan sistem sekular saat ini, makin memperparah keadaan dalam negeri. Sekular yang menghamba kebebasan telah merasuki jiwa-jiwa remaja muslim yang senantiasa mudah di bujuk rayu dengan Narkoba yang semula dicekok dengan gratis lalu berujung jual beli yang lebih ganas lagi.
Kerusakan Remaja Buah Sistem Sekuler
Buah dari kerusakan Narkoba remaja dirundung kegalauan akibat sakau yang dirasakan. Bagaimana pun caranya barang haram tersebut agar bisa didapat. Biar pun dengan melakukan tindak kriminal dan penjara jadi taruhannya, namun tidak berefek membuat remaja jera dan tetap mengulang kembali kisah lama.
Sistem rusak melahirkan kerusakan para remaja sehinga terpaut dalam kubangan Narkoba yang kian hari kian merajalela. Sangat disayangkan saat ini remaja sudah jauh dari kehidupan agama akibat sistem sekuler, yakni memisahkan agama dari kehidupan.
Sungguh, saat kita membutuhkan sistem yang mengatur tatanan kehidupan kita agar senantiasa terpaut pada agama, serta menjalankan perintahNya menjauhi larangannya, dengan menerapkan Al Quran dan As sunnah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Dalam pandangan Islam, narkoba dan jajarannya merupakan barang yang haram dikonsumsi karena dapat mengakibatkan kerusakan pada tubuh, akal dan kejiwaan manusia apabila terus menerus dikonsumsi.
Seperti terdapat pada firman Allah Subhanahu wa ta’ala:
وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ
Artinya: “Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” (QS Al A’raf: 157).
Maka dari itu islam sangat tegas dalam memberikan pengaturan pada tatanan kehidupan, kebaikan dan keburukan yang terdapat di bumi. Maka, Allah lebih mengetahui yang mana yang baik untuk kita dan yang buruk untuk kita Allah telah jelaskan dengan gamblang, lantas mengapa kita selalu berpaling?
Kebebasan yang dianut sistem yang rusak melahirkan kerusakan di dalamnya membuat manusia seakan terhanyut duniawi saja, melupakan sejenak akhirat yang jelas bakal hadir di hari akhir setelah kematian.
Islam Sebagai Solusi
Dalam Islam, mengedar, pemakai, bahkan instusi yang mengatur keberadaanya akan diberangus dengan sigap, tanpa pandang bulu, menimbulkan efek jera dengan sanksi hukum yang tidak main-main atau mudah diperjual belikan.
Itulah mengapa kita membutuhkan sistem yang mengatur kita secara rinci dalam asfek kehidupan? Solusinya adalah dengan menerapkan syariah Islam. Karena hanya dengan syariah islam semua lini kehidupan diterapkan tanpa terkecuali. Menghamba pada ilahi robbi dengan sepenuh hati keimanan dan ketaqwaan selalu terpancar.
Wallahu a’lam bishowab.

