kliksumatera.com Lahat – Pelaksanaan Running SPPG kegiatan uji coba operasional perdana atau awal mula beroperasi sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyalurkan makanan bergizi secara massal kepada masyarakat, terutama anak-anak. SPPG merupakan unit layanan yang berfungsi sebagai dapur umum yang menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
di Kabupaten Lahat diwarnai insiden pemblokiran terhadap sejumlah wartawan yang hendak melakukan peliputan. Awak media yang sudah berada di lokasi tidak diperkenankan masuk oleh Satpam yang bertugas dengan alasan belum adanya instruksi resmi dari pimpinan
Situasi ini menimbulkan tanda tanya sekaligus kekecewaan dari kalangan pers. Pasalnya, kegiatan yang bersifat publik seharusnya dapat diliput secara terbuka demi keterbukaan informasi kepada masyarakat. ( 6/10/25).
Salah satu Wartawan mengungkapkan ” kenapa dimasukkan kerenggiat Pemkab kalau ini tak boleh diliput oleh Media. Kegiatan yang dihadiri Kandinkes, Perwakilan Dikbud, Camat Lahat, Lurah Lahat Tengah beserta staff.
Setelah usai kegiatan Running SPPG dilanjutkan penyaluran Makanan Bergizi Gratis ( MBG) ke SMPN 4 Lahat yang tak jauh dari lokasi hanya berjarak kurang lebih 20 meter. Puspa selaku Owner ketika ditanya awak media mengenai kenapa para Wartawan ngk boleh meliput ketika Launcing? jawabanya ” Kami lagi Operasional”.harus SOP ” ujarnya singkat.
Harusnya hal ini tidak boleh terjadi, Media ngak boleh meliput apapun alasannya. Jikalau kegiatan tertutup kenapa harus dimasukan kedalam Renggiat Pemkab Lahat dan di posting di group WhatsApp Media dan sejenisnya. Agar tidak menimbulkan kesalah pahaman.
Laporan Novita

