Kliksumatera.com, PALEMBANG– Meskipun Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) kabupaten Musi Banyuasin Pembangunan dan perbaikannya adalah kewenangan dan tanggung jawab pemerintah pusat, tak membuat Gubernur Sumatra Selatan H Herman Deru berlepas tangan.
Herman Deru terus mendukung langkah Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Muba (Geramm) di bawah komando M Lekat Gonzales dan elemen masyarakat lainya menyuarakan kerusakan dan kerugian akibat kerusakan jalan tersebut. “Kerusakan jalan merupakan persoalan serius menyangkut kepentingan masyarakat luas apalagi Jalinteng Muba sudah cukup lama mengalami kerusakan walau sudah diperbaiki dan menelan dana cukup besar,” ujar Herman Deru.
Tokoh masyarakat Muba, M Lekat Gonzales kembali mendatangi Gubernur Sumsel Minggu (25/09/2022) dalam hal perjuangan menyuarakan kepentingan masyarakat Muba Terkait kerusakan jalan nasional Jalinteng telah dimulai Lekat dan tokoh masyarakat Muba lainya sejak tahun 2019 hingga sekarang, mulai dari aksi demontrasi serta pemberitaan di media lokal dan nasional.
“Kami sangat berterima kasih selama kepemimpinan Gubernur H Herman Deru, saya dan rekan-rekan selalu diterima dengan baik, gubernur mendengarkan dan respon terhadap keluhan kami,” ujar Lekat.
Dikutip dari perbincangan Herman Deru dan M Lekat Gonzales, Gubernur sangat prihatin terhadap infrastruktur Jalan nasional kementerian PUPR terutama Jalinteng Muba, tidak pernah bagus dan bertahan lama dengan kwalitas diduga tak sesuai standar jalan nasional.
Herman Deru berharap pembangunan Jalinteng Diprioritaskan dengan memperhatikan pembangunan yang berkualitas tidak hanya dibangun selang waktu tak berapa lama rusak kembali, apalagi jalan tersebut dilalui oleh kendaraan berat dan truk batubara ditambah volume kendaraan yang semakin ramai melintas. “Semoga ada solusi Jalinteng bisa mulus atau paling tidak, tak mengalami kerusakan parah meski dilalui truk batubara,” harapnya.
Terkait permintaan masyarakat Muba melalui Lekat Gonzales yang berharap pemerintah provinsi, DPRD dan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumsel Budiamin meninjau langsung pembangunan Jalinteng.
Agar dapat menyaksikan langsung Jalan yang baru dibangun PT Wahana Jaya Prima (WJP) asal Riau dengan dana ratusan Milyar rupiah baru dibangun tahap pengaspalan dan pemasangan baru agregat sudah rusak kembali akibat lalu lintas kendaraan perusahaan perkebunan karet, sawit, dan sebagainya.
Perihal permintaan masyarakat tersebut, Herman Deru akan melakukan koordinasikan dengan BBPJN dan DPRD Sumsel. Lekat berharap ada solusi kedepan agar Jalinteng tidak mengalami kerusakan lagi. “Kita juga tidak bisa menghentikan laju kendaraan perusahaan karena ini juga merupakan giat perekonomian masyarakat,” tandasnya.
Sumber : Rilis
Editing : Imam Gazali

