Kliksumatera.com, PALEMBANG- Partai NasDem telah melalui satu dekade di jalan restorasi. Selama 10 tahun sejak pendirian partai ini, ide, sikap, dan perilaku politik yang secara konsisten diimplementasikan dalam praktik politik, seperti politik tanpa mahar, pemberhentian langsung para kader yang tidak memiliki integritas dan hal-hal lainnya. Gerakan Restorasi NasDem tidak hanya di bidang politik saja tapi juga bidang ekonomi, sosial budaya, dan hankam.

Tantangan Bangsa semakin lama semakin meningkat dan penuh dengan ketidakpastian dan kompleksitas dengan berubahnya lingkungan global (geopolitik/geoekonomi) sejalan dengan perkembangan zaman.
Ketua DPW NasDem Sumsel H.Herman Deru membuka acara seminar HUT ke-10 Partai Nasdem dan sebagai keynote speaking, di Gedung DPW Partai Nasdem dengan topik ”Spirit Restorasi dalam Pembangunan Ekonomi Sumsel Maju untuk Semua”, terutama sektor pertanian yang bertajuk masalah dan tantangan pertanian tanaman pangan, menggerakkan pertanian tanaman pangan basis masyarakat dan bisnis-bisnis terkait dalam pertanian tanaman pangan. Dengan narasumber Fauzi H. Amro, M.Si, Dr. Ekowati Retnaningsih, S.Km. M.Kes, Prof. dr. Bernadette Robiani, M.Sc dan Dr.Ir.H.M.Umar Harun, M.s.
Acara dihadiri oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru sebagai Ketua DPW partai Nasdem, Anggota DPR RI komisi XI, sekretaris DPW partai Nasdem H. Hamza Sakban, Prof.Dr.Ir.H.M.Taufik Toha, DEA, Dr. Sunda Arfana M.Pd. M.M, mahasiswa UNSRI, mahasiswa Bina Darma, civitas akademika yang ada di Palembang, Ormas, Parpol dan perwakilan petani Diki Pramandri dari Desa Sri Agung Kecamatan Karang Agung Kabupaten Banyuasin dan dari berbagai desa kabupaten daerah, Sabtu (20/11/2021).
Gubernur Sumsel H. Herman Deru sebagai Ketua DPW partai NasDem menyampaikan sebagai pembina politik di Sumatera Selatan ini merasa sangat bangga. ”Terlebih saat ini saya dipercaya sebagai Ketua DPW Nasdem, Nasdem bisa menyelenggarakan acara yang sangat produktif ini. Gimana seminar kita hari ini mencakup semua. Artinya narasumber yang datang dari berbagai unsur juga yang hadir demikian mudah-mudahan apa yang kita hasilkan dalam seminar dan dialog interaktif nantinya akan membuahkan sebuah rekomendasi dimana proses restorasi, butuh semangat yang tentu harus selalu didengungkan demi pembangunan ekonomi semester yang maju untuk semua. Bicara sebagai ketua partai politik di provinsi kita menyelenggarakan ini manfaatnya tidak hanya untuk Nasdem tapi hasilnya dapat menjadi rekomendasi siapa pun untuk dapat memperbaiki dan berinovasi di dalam menghadapi dunia yang serba digital dan selama ini sempat vakum atau sempat terjadi kontraksi dikarenakan Pandemid Covid yang sudah hampir 2 tahun ini membuat semua menjadi berubah. Ada yang berubah membaik ada yang berubah menjadi hancur. Kita tentu tidak ingin hancur khususnya ekonomi di Sumatera Selatan asalkan kita jeli dalam membaca peluang dan potensi-potensi kita teramat sangat banyak. Tapi yang muncul di permukaan adalah sumber daya alam, pertambangan atau perkebunan pertanian ini menjadi sebuah karunia yang mungkin tidak dimiliki oleh daerah-daerah lain tapi ada satu meskipun kekayaan yang berlimpah jika tidak dikelola oleh sumber daya manusia yang memadai baik kuantitas apalagi kualitasnya yang maksudnya berasal dari unsur pemuda-pemuda Sumatera Selatan. Coba kita hitung sejak merdeka berarti sudah ada 76 kali APBN 76 kali begitu juga daerah-daerah yang variasinya berbeda-beda ada yang di daerah otonomi baru ada yang lama kita lihat peningkatannya di APBN APBD ada peningkatan belum, Sudah berubah belum seperti pidato presiden waktu ulang tahun kemarin tanggal 11 sudah berubah menjadi manusia-manusia merdeka belum kita ini yang merdeka mengelola segala sumber daya yang dimilikinya kesempatan yang dimiliki sudah termanfaatkan dengan optimal atau hanya segelintir orang saja. Segelintir golongan saja melihat sisi-sisi ini menjadi peluang untuk kita diskusikan dan pada akhirnya harus kita siap juga bertransformasi. Tidak semua masyarakat kita atau kader-kader masing-masing partai yang sudah siap bertransformasi dari ekonomi konvensional menjadi ekonomi digital. Saudara kita, tetangga kita kalau dikaitkan dengan bonus demografi pada 2030 2045 nanti bawa Indonesia bakal dapat bonus demografi di mana usia milenial saat ini akan menjadi usia produktif pada tahun itu. Apakah kita hanya dapat bonus pemuda-pemuda yang tadinya milenial menjadi pemuda-pemuda perkasa berotot tapi berotak bahasanya dalam menyesuaikan kondisi yang persaingan yang begitu ketat kita bukan kalah cepet tapi orang lebih cepat kadang kita merasa kita lambat. Ternyata orang yang lebih cepat kita harus mempersiapkan diri,” paparnya.
Herman Deru menambahkan dari pihak pihak eksekutif atau dari para profesional harus dikawal bonus demografi. Ini hanya menjadi bonus usia dan otot saja kalau pada tingkat provinsi partai partai sejawat di Provinsi Sumatera Selatan ini yang kebetulan adalah saya pembina politik secara ex-officio sebagai gubernur. Semoga dengan ada diskusi-diskusi ini menjadikan sebuah diskusi yang produktif atau seminar mini meskipun gak bisa setiap bulan kita berkumpul seperti ini tapi paling tidak kita berkontribusi dalam menyiapkan kesiapan. Tapi apakah seusia kita 50 tahun ini apa tidak berhak lagi untuk ikut serta di dalam peran ekonomi digital ini tentu tidak terlambat juga mungkin disesuaikan dengan bidang pengabdian kita pada saat ini,” ujarnya.
Gubernur H.Herman Deru berharap untuk dapat berdiskusi dalam kelompok-kelompok kecil karena dengan demikian kita dapat melaksanakan pembangunan di Sumatera Selatan dapat dengan maju untuk bersama.
Sementara menurut H. Taufik Toha ketua pelaksana acara ini merupakan seminar dengan tema spirit restorasi dalam pembangunan ekonomi Sumatera Selatan maju untuk semua merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-10 Partai Nasdem ke-10, tema yang diangkat pada seminar ini atas dasar salah satu program Partai Nasdem di bidang restorasi bidang pembangunan ekonomi. Di bidang pangan dan juga merupakan implementasi dari salah satu misi gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan periode 2018-2023. Kita ketahui bahwa kondisi pembangunan ekonomi pada saat ini masih belum optimal karena masih terdapat beberapa kendala teknis dan sosial. Di samping itu juga dampak dari Pandemi Covid-19 diharapkan melalui seminar hari ini dapat dirumuskan prioritas program kerja dan kegiatan atau untuk menunjang percepatan pembangunan ekonomi di bidang pangan, khususnya di Sumatera Selatan. Dan rumusan dari hasil seminar pada hari ini akan disampaikan oleh Bapak Gubernur Sumatera Selatan sebagai salah satu sumbangsih Partai Nasdem,” jelasnya.
Sedangkan H. Hamza Sakban menambahkan, kami dari DPW Partai Nasdem yang pertama-tama menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak-ibu rekan sahabat. ”Terutama yang kami cintai adik-adik mahasiswa yang telah hadir mengikuti seminar ini. Mengapa seminar ini kami laksanakan dengan tema spirit restorasi dalam pembangunan ekonomi Sumatera Selatan maju untuk semua. Artinya di dalam seminar nanti kami dari DPW sangat mengharapkan satu pemikiran-pemikiran, satu masukan-masukan khususnya di bidang ekonomi dalam rangka kita membangun perekonomian Sumatera Selatan ini khusus di bidang pertanian dan sebagainya. Kami mengharapkan pada akhir acara ini nanti akan menghasilkan referensi-referensi yang Insya Allah akan menjadi satu perjuangan Partai Nasdem bersama pemerintah juga bersama-sama partai politik yang lainnya, karena mengapa Sumsel maju untuk semua bukan hanya untuk partai Nasdem saja, karena kami juga mengajak partai-partai politik yang lain mari kita bergandengan tangan dalam rangka membangun Sumatera Selatan maju untuk semua. Untuk itu kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran bapak ibu sekalian mudah-mudahan di dalam seminar ini kita menghasilkan satu masukan-masukan referensi yang positif sehingga akan bermanfaat bagi perjuangan satu dekade Partai Nasdem ini. Karena di dalam hari ulang tahun Partai Nasdem yang 10, seminar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan hari ulang tahun Partai Nasdem. Kami dari Partai Nasdem menyampaikan selama mengikuti seminar ini mudah-mudahan akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang bermanfaat untuk masyarakat terutama di Sumatera Selatan,” ungkapnya.
Laporan : Yudi
Posting : Imam Ghazali

