BREBES – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Aspek ketahanan pangan yang menjadi pilar kesejahteraan masyarakat turut menjadi perhatian serius.
Pada Selasa (03/03/2026), Anggota Satgas TMMD, Serka Feri Wida Primawan, melakukan peninjauan lapangan bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Banjarharjo guna memetakan potensi dan kendala pertanian di wilayah sasaran, Desa Cikuya.
Peninjauan ini menghadirkan perwakilan BPP Kecamatan Banjarharjo, Ibu Pipit Rini Puspita Sari, S.Pt., yang terjun langsung melihat kondisi lahan pertanian dan peternakan warga. Langkah ini diambil sebagai bagian dari sasaran non-fisik TMMD untuk memastikan kemandirian pangan lokal meningkat seiring dengan membaiknya akses jalan yang sedang dibangun.
Serka Feri Wida Primawan menjelaskan bahwa kehadiran TNI di tengah petani bertujuan untuk memberikan motivasi sekaligus menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan penyuluh pertanian.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan jalan yang kami lakukan selaras dengan produktivitas lahan. Jika jalannya bagus tetapi hasil taninya tidak maksimal, tentu dampaknya kurang terasa. Oleh karena itu, kami menggandeng BPP untuk memberikan edukasi teknis kepada warga,” ujar Serka Feri di sela-sela peninjauan.
Ibu Pipit Rini Puspita Sari, S.Pt., selaku penyuluh dari BPP Banjarharjo, memberikan apresiasi atas inisiatif Satgas TMMD. Menurutnya, Desa Cikuya memiliki potensi besar, terutama di sektor peternakan dan pertanian lahan kering, namun masih memerlukan sentuhan teknologi dan pola tanam yang lebih modern.
“Kehadiran kami bersama Satgas TMMD hari ini adalah untuk melihat langsung apa yang dibutuhkan petani. Kami meninjau ketersediaan air, kualitas pupuk, hingga kesehatan hewan ternak. Kolaborasi dengan TNI sangat membantu kami dalam menjangkau pelosok desa yang selama ini sulit diakses,” ungkap Pipit.
Kegiatan peninjauan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret bagi para petani di Desa Cikuya. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan, diharapkan indeks pertanaman (IP) di wilayah tersebut dapat meningkat, sehingga kesejahteraan ekonomi warga ikut terangkat.
Pembangunan jalan rabat beton yang saat ini sedang dikebut oleh Satgas TMMD Kodim 0713/Brebes nantinya akan menjadi urat nadi pengangkutan hasil panen. Dengan sinergi ketahanan pangan ini, biaya logistik petani diharapkan turun sementara nilai jual hasil bumi meningkat karena kualitas yang terjaga.
Program TMMD Reguler ke-127 ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari aksesibilitas hingga kedaulatan pangan di tingkat desa.(Pradista)

