Kliksumatera.com, LAHAT- Peristiwa adu mulut antara warga Pemilik Lahan yang diduga dikuasai oleh PT Priamanaya Energi pada Sabtu 18 Maret 2023 seperti diberitakan pada salah satu Media Online Lokal menyebutkan bahwa “Kades Senabing Nyaris Dihajar Massa”. Menanggapi hal ini Yudi Syahri di sela pembagian sembako di Kediamannya pada Senin 20 Maret 2023 angkat bicara.
”Kronologisnya pada Sabtu sore saya dan Perangkat Desa, dan BPD melihat sekelompok warga sekitar 50 orang melakukan demo di Wilayah Tanjung Telang, Keban, dan Senabing. Setelah saya tengahi permasalahan apa yang terjadi sehingga warga sampai datang ke lokasi Pertambangan, lalu saya memanggil perempuan yang merupakan salah satu warga yang ikut demo. Katanya ada tanahnya digusur perusahaan. Lalu dia berkata bahwa ibu itu adalah Ahli Waris dari Pak Muksin dari Gumay. Lalu kontan saja setelah dipelajari secara singkat tidak ada pemilik tanah sebagaimana yang dikatakan ibu itu. Terus terang selaku Kades tidak mau berpihak dengan yang salah, disitu tanah ini pemiliknya orang Keban, Orang Senabing dan Tanjung Telang Kecamatan Merapi Barat. Dimana tanah orang Gumay di situ dan menurut informasi itu sudah dibebaskan. Ada sekitar 10 tahun lewat, ada yang dibebaskan pada tahun 2002, 2003, nah coba pikir dengan akal sehat, selaku Kades saya tidak mau salah dalam mengambil keputusan. Tegaskan sekali lagi pada Media yang meliput saat itu bahwa saya tidak dihakimi massa itu sama sekali tidak benar juga saksinya banyak. Waktu kemarin dilokasi Perangkat Desa, Sekretaris dan BPD lengkap. Mereka bila terjadi dengan Kadesnya pun tak akan tinggal diam. Alhamdulillah tidak sampai terjadi hal yang diinginkan,” pungkas Kades.
Laporan : Novita
Editing : Imam Gazali

