(Oleh : Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P. Dansatgas TMMD 125 Kodim 0910/Malinau)
Di tengah-tengah hutan, perkebunan, dan persawahan yang hijau, Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, menjadi saksi kehidupan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Mereka bekerja keras setiap hari, menggantungkan hidupnya dari bertani dan berkebun secara tradisional.
Namun, kondisi jalan setapak yang sering kali becek dan berlumpur bila hujan, membuat mereka harus terpeleset bahkan terjatuh, terlebih saat membawa hasil panen yang berat. Panas terik pun tak menghalangi mereka untuk terus berusaha memperbaiki roda perekonomian keluarga.
“Kami sudah terbiasa dengan kondisi ini, tapi tentu saja sangat menyulitkan,” ujar Pak Tono, seorang petani yang telah bertani selama lebih dari 20 tahun. “Kami berharap ada perubahan yang lebih baik, sehingga kami dapat lebih mudah mengakses ladang kami dan meningkatkan hasil panen.”
Kondisi inilah yang menjadi latar hadirnya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Wilayah Perbatasan Kodim 0910/Malinau Tahun 2025. Selama kurang lebih satu bulan, dari 23 Juli hingga 21 Agustus 2025, Satgas TMMD bekerja keras menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Desa Tanjung Lapang.
Dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan baru sepanjang 1.200 meter dengan lebar 6 meter, jembatan kayu ulin, dan sumur bor, Satgas TMMD berharap dapat mempermudah akses petani menuju ladang maupun membawa pulang hasil panen mereka.
“Kami berharap kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin erat, semangat gotong royong terus hidup, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tambah Dansatgas TMMD 125 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P.
Dalam proses pembangunan, Satgas TMMD Kodim 0910/Malinau bekerja sama dengan masyarakat Desa Tanjung Lapang. Mereka melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan, sehingga masyarakat merasa memiliki dan bertanggung jawab atas pembangunan desa.
“Kami sangat senang dengan adanya TMMD ini,” ujar salah seorang warga Desa Tanjung Lapang, Ibu Sri. “Kami dapat merasakan manfaat langsung dari pembangunan infrastruktur dan program non fisik. Jalan baru yang dibangun memudahkan kami mengakses ladang dan pasar, sehingga kami dapat meningkatkan hasil panen dan pendapatan.”
Dengan adanya TMMD 125, Desa Tanjung Lapang dapat merasakan perubahan yang signifikan. Jalan baru yang dibangun memudahkan akses masyarakat ke ladang dan pasar. Sumur bor yang dibangun menyediakan air bersih untuk masyarakat. Dan program non fisik seperti pengobatan gratis dan penyuluhan keluarga sehat membantu meningkatkan kesehatan dan kesadaran masyarakat.
“Sebagai Dansatgas TMMD, saya sangat bangga dengan hasil yang telah kami capai,” ujar Letkol Arif. “Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun desa-desa di wilayah Malinau.”
Bupati Malinau, Wempi W Mawa, SE., MH., juga memberikan apresiasi kepada Satgas TMMD Kodim 0910/Malinau atas keberhasilan program TMMD 125.
“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 0910/Malinau yang telah melaksanakan program TMMD dengan baik dan berhasil,” ujar Bupati Wempi. “TMMD ini telah membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Tanjung Lapang dan meningkatkan kesejahteraan mereka.”
Dengan komitmen dan kerja keras, Satgas TMMD Kodim 0910/Malinau dapat menjadi contoh bagi satuan lainnya dalam melaksanakan program pembangunan desa. Dan dengan adanya TMMD, masyarakat Desa Tanjung Lapang dapat merasakan manfaat langsung dari pembangunan infrastruktur dan program non fisik.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah yang telah membantu kami,” ujar Ibu Sri, dengan senyum di wajahnya. “Kami berharap kebersamaan ini dapat terus berlanjut dan membawa kemakmuran bagi masyarakat Desa Tanjung Lapang.” *


