Kliksumatera.com, LAHAT- Bekarang merupakan tradisi panen raya ikan di Lubuk Larangan Desa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur, Ir H Agustia Budiman MM Kadis Perikanan dan Kelautan, , berdasarkan surat edaran no 20 th 2020, kegiatan rutin yang diadakan setiap tahunnya. Dinas Perikanan Kabupaten Lahat berjalan dengan baik tidak menggunakan alat atau sejenisnya agar anak cucu dapat menikmatinya. Hari ini Bupati memberikan Alat tangkap ramah lingkungan kepada 7 Pommaswas (kelompok masyarakat pengawas).
Sementara itu Bupati Lahat H Cik Ujang SH, semoga dengan adanya kegiatan ini Sumsel mandiri Pangan Swasembada ikan bisa tercapai, diimbau kepada semua Kades untuk mengawasi masyarakatnya untuk tidak menyentrum ikan. Menurut Bupati siapa yang kedapatan nyentrum atau mutas ikan laporkan dengan beliau akan diberikan hadiah 3 juta agar gerakan dengan adanya kelestarian ikan ini Sumsel Mandiri pangan dan Visi Misi Bupati Lahat tercapai.
serta tetap menjaga kelestarian ikan. Seperti menjala, menjaring, bubuh, mancing maupun sauh. “Agar ikan kecil masih bisa terjaga kelestariannya. Bila ikan banyak di sungai maka masyarakat bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari- hari,” ungkapnya.
Lanjutnya, hindari merusak kelestarian ikan sungai dengan cara- cara yang dilarang. Seperti meracun, sentrum dan bom. Karena dapat membunuh ikan kecil dan merusak lingkungan. “Telah ada Perdanya dan mengimbau kades-kades agar menginformasikan kepasa masyarakat agar tidak menangkap ikan dengan cara yang dilarang,” sampainya.
Tak hanya itu, Bupati juga mengimbau agar sungai dijaga oleh masyarakat. Jangan sampai jalur air dibangun dan ditanami. Namun bila pinggiran sungai tidak apa- apa ditanami untu menjaga bibir sungai dan gerusan air sungai.
Laporan : Novita
Editing : Imam Gazali

