Kliksumatera.com Lahat — Dalam rangka mempercepat penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Lahat, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Sosial resmi meluncurkan Program Kampek di Kelurahan Talang Jawa Selatan. Program ini merupakan inovasi daerah yang difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi keluarga.
Kegiatan launching ini diawali dengan laporan Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lahat, Ekman Mulyadi. Ia menjelaskan bahwa Program Kampek merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan ekstrem.
Bertempat di RT 18 Kelurahan Talang Jawa Selatan dihadiri Wabup Lahat Widya Ningsih SH, MH, Kepala Bapeda Feriansyah Eksputra ST, MSi, Kadinsos Ekman Mulyadi S,sos, Camat Lahat beserta 16 Lurah dan undangan lainnya.
Mengawali pembukaan Program Kampek ini Kandinsos pada laporan nys mengatakan bahwa
“Kesejahteraan masyarakat harus kita tingkatkan. Program Kampek ini menjadi prioritas kami sebagai bentuk komitmen Pemkab Lahat dalam mendukung masyarakat kurang mampu,” ujar Ekman.
Sementara itu Wabup Widya Ningsih, SH MH, tekankan ketepatan sasaran Program Kampek dirancang sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah untuk membantu warga yang benar-benar membutuhkan.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan berupa uang tunai, melainkan modal usaha yang dapat mendorong peningkatan ekonomi keluarga.
“Program ini bukan bantuan uang. Uang sering kali tidak bertahan lama. Maka kami berikan bantuan dalam bentuk modal usaha agar mampu menggerakkan ekonomi keluarga,” tegas Wabup.
Fokus untuk Warga Desil 1 hingga Desil 5
Wabup menjelaskan bahwa sasaran utama Program Kampek adalah masyarakat yang masuk kategori desil 1 sampai desil 5, yaitu kelompok rumah tangga miskin dan rentan miskin.
“Kalau tidak termasuk kategori miskin, jangan diambil. Program ini harus tepat sasaran. Dinsos harus mengecek betul kondisi keluarga penerima—statusnya, apakah janda, jumlah anak, dan latar belakang usahanya,” ujar Wabup.
Selain kategori kemiskinan, penerima Program Kampek juga wajib memiliki usaha, sebagai syarat utama untuk mendapat dukungan modal.
Dampak Lebih Berkelanjutan
Wabup juga membandingkan Program Kampek dengan bantuan sosial reguler seperti PKH dan BPNT.
“Kalau PKH dan BPNT itu sifatnya memberi. Tapi Kampek ini memberi dorongan agar masyarakat bisa bangkit, mandiri, dan tidak lagi bergantung pada bantuan,” ungkapnya.
Dengan peluncuran Program Kampek di Talang Jawa Selatan, pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal agar berdampak nyata pada peningkatan ekonomi keluarga serta pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lahat.
Lurah Talang Jawa Selatan menyambut baik peluncuran Program Kampek dan berharap program ini benar-benar membantu keluarga miskin di wilayahnya. Ia menegaskan pihak kelurahan siap mendukung pendataan dan pengawasan agar bantuan tepat sasaran.
Laporan wartawan Novita

