Kliksumatera.com, MURATARA- Terkait diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) tentang pesta malam, warga Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menutup Jalan Lintas Sumatera di tiga lokasi berbeda, Senin (17/5/2021).

Menurut informasi yang didapat, lokasi penutupan pertama tepatnya di Desa Karang Anyar Kecamatan Rupit sekitar Pukul 18.00 Wib, kemudian penutupan lokasi kedua tepatnya di Desa Batu Gajah Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara sekitar pukul 18.30 Wib, dan di lokasi ketiga tepatnya di Desa Lesung Batu Kecamatan Rawas Ulu sekitar 20.50 Wib.
Penutupan terjadi sebagai aksi protes warga terhadap diberlakukannya Perda penutupan pesta malam di Kabupaten Muratara.
WK salah satu warga yang berada di lokasi mengatakan, penutupan Jalinsum ini sebagai bentuk protes warga terhadap penutupan pesta malam di Kabupaten Muratara.
Pantauan lapangan, penutupan Jalinsum dilakukan dengan cara membakar ban mobil bekas dan menebang pohon di pinggir jalan, sehingga Jalinsum tersebut tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat namun mobil ambulance diberikan ruang oleh warga untuk melewatinya.
Sekitar pukul 20.00 Wib, Dandim 0406 MLM, Letkol Inf. Erwin Syahtaufan bersama Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto langsung turun ke TKP di Desa Batu Gajah Baru untuk menemui warga supaya membuka blokiran Jalinsum tersebut, namun warga belum mau membukanya sebelum permintaan mereka dipenuhi.
“Kami minta kepada Bupati Muratara untuk merevisi Perda tentang penutupan pesta malam, paling tidak diberikan waktu maksimal sampai pukul 12.00 Wib malam. Dari dulu kita di desa dan bahkan di desa yang ada di Muratara ini ada persatuan pesta malam, jika pesta malam ini ditutup merugikan masyarakat banyak,” tegas salah satu perwakilan warga saat berbincang dengan Dandim 0406 MLM dan Kapolres Muratara.
Usai menemui warga, Dandim MLM bersama Kapolres Muratara langsung menemui Bupati Muratara di Muara Rupit untuk menyampaikan permintaan warga.
Dengan perundingan yang alot antara Kasi Bimas Polres Muratara didampingi Intel dari Kodim 0406 MLM serta berbicara langsung via telpon seluler dengan Kapolres Muratara, akhirnya warga sepakat untuk membuka blokiran Jalinsum sekitar pukul 22.00 Wib dan kendaraan bisa lewat kembali.
“Jam 11 siang besok pagi, kita akan mengadakan rapat dengan Bupati, Dandim, Camat, Kades serta perwakilan dari masyarakat untuk membahas masalah penutupan pesta malam,” tandas Kasi Bimas.
Laporan : Junaidi
PostingĀ : Imam Ghazali

