Kliksumatera.com, LAHAT- Kerinduan proses belajar tatap muka (BTM) tidak hanya dirasakan oleh siswa dan orang tua, namun hal itu juga dirasakan oleh semua kalangan guru, khususnya guru di SMA Negeri Unggul 4 Lahat. Mengapa tidak, sudah hampir memasuki 2 tahun ini, proses pembelajaran hanya dilakukan daring semenjak Pandemi Covid-19.
“Kita sangat merindukan BTM dengan para siswa. Belajar daring yang dilakukan selama masa Pandemi Covid-19 tentu suasananya sangat berbeda. Hal inilah yang membuat kerinduan guru untuk berinteraksi langsung dengan siswanya,” ujar Kepsek.
Menurut Baslini, pembelajaran daring adalah metode belajar yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS). Seperti menggunakan Zoom, Google Meet, dan lainnya. Berbeda luring, sistem pembelajaran luring merupakan sistem pembelajaran yang memerlukan tatap muka.
“Jika BTM sudah dilaksanakan tentu ada syarat – syarat yang harus dijalankan, seperti masih harus menjalankan Prokes Covid – 19 kepada seluruh siswa dan guru, hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya paparan virus dan yang paling penting kita akan melihat situasi setelah PPKM selesai diberlakukan,” ujarnya.
Laporan : Novita
PostingĀ : Imam Ghazali

