Akibat Terbengkalai, Besi Milik Perusahaan ESS Dilelang Yayasan LBH ILC

0
552

Kliksumatera.com, SEKAYU- Lama bertumpuk dan terbengkalai hingga karatan dan merusak pemandangan, maka Yayasan LBH ILC pun melelang besi yang diklaim milik perusahaan ESS yang berada di Desa Srigunung Dusun 04 RT 04 Kecamatan Sungai Lilin Muba.

Selama ini, berdasarkan informasi yang ada Perusahaan ESS adalah perusahaan yang mengerjakan konstruksi pemasangan tapak pompa minyak milik Pertamina yang mulai bulan Januari 2020, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan di mana lokasi pipa yang dimaksud. Bahkan tidak ada pemasangan papan nama apakah PT atau CV yang mengerjakannya.

Fahmi SH MH selaku Ketua LBH ILC sekaligus sebagai Kuasa Hukum Pemilik Lahan yang dijadikan tempat tumpukan besi yakni Saifudin (45) saat dikonfirmasi mengatakan, sampai sekarang belum ada kejelasan dari perusahaan tentang kontrak atau sewa tempat. ”Dan pipa-pipa yang berada di parit menggangu saluran air dan membuat banjir halaman rumah warga yang ditempati perusahaan tersebut. Dan saat kami dari pihak LBH ILC mengonfirmasi kepada pihak Pertamina, ternyata pipa tersebut bukan milik Pertamina dan PT ESS bukan subkon dari PT Pertamina,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Padahal besi yang sudah berkarat itu telah dirangkai dan sudah siap dipasang, tapi hanya diletakkan di pinggir jalan. Sehingga sangat mengkhawatirkan pengguna jalan yang melintas, terutama di malam hari yang sama sekali tak ada penerangan. ”Juga sangat mengganggu pemandangan,” tambah Saifudin (45) RW 4 RT 04 Desa Srigunung Kec Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin yang halaman rumahnya dijadikan tempat meletakkan pipa-pipa tersebut.

Menurut pemerintah desa setempat, mereka tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak ESS tentang perizinan perusahaan tersebut.

Laporan : M. Riduwan
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here