Kliksumatera.com LAHAT — Pesatnya pembangunan ruko dan perumahan di Kabupaten Lahat kini menimbulkan persoalan serius. Sistem drainase yang tidak memadai bahkan tertutup bangunan menjadi salah satu penyebab utama banjir yang kerap melanda permukiman warga.
Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH,MH didampingi Sekretaris Daerah, memimpin rapat koordinasi di ruang Off Room Pemerintah Kabupaten Lahat guna membahas langkah strategis penanganan banjir. ( 4/5/26)
Dalam arahannya, Widia Ningsih menegaskan perlunya tindakan cepat dan terukur. Ia menginstruksikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus penanggulangan banjir yang akan dikomandoi oleh Kepala BPBD. Satgas ini diharapkan bekerja secara rutin dan berkelanjutan, tidak hanya saat musim hujan.
“Kita tidak bisa lagi bergerak reaktif. Penanganan banjir harus menjadi agenda tetap dengan langkah yang terencana,” tegasnya.
Selain itu, Wabup menyoroti kondisi saluran air dan sungai kecil yang sudah lama tidak dinormalisasi. Bahkan, menurutnya, sejak 2017 alokasi anggaran untuk normalisasi hampir tidak tersedia, sementara pembangunan kawasan permukiman terus meningkat.
Kondisi semakin diperparah dengan adanya bangunan ruko yang berdiri di atas saluran drainase. Hal ini menyebabkan aliran air tersumbat dan meningkatkan risiko banjir saat hujan deras.
Sebagai langkah tegas, Pemerintah Kabupaten Lahat akan memperketat pengawasan terhadap perizinan bangunan. Widia meminta dinas terkait untuk tidak ragu mengambil tindakan terhadap pelanggaran tata ruang yang berdampak pada kepentingan masyarakat luas.
Tak hanya itu, Dinas PUPR juga diperintahkan untuk segera melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan, khususnya drainase yang perlu diperbaiki maupun dialihkan agar aliran air kembali normal.
Sebagai bentuk komitmen, Widia Ningsih menyatakan akan memperjuangkan alokasi anggaran normalisasi sungai dalam APBD Perubahan mendatang. Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat dinas hingga kecamatan, untuk bersinergi dalam upaya penanganan banjir.
Dengan langkah terpadu dan koordinasi yang solid, diharapkan persoalan banjir di Kabupaten Lahat dapat diatasi secara bertahap, sehingga masyarakat dapat merasakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga.
Laporan Wartawan Novita

