Bung Rio Berhasil Rangkul 7 EO Kicau Mania dalam KMB

0
322

Kliksumatera.com, LUBUKLINGGAU- Sebanyak 800 peserta dari berbagai daerah seperti Rejang Lebong, Kepahyang, Musirawas, Muratara, Jambi, dan lahat mengikuti lomba Kicau Mania yang dilaksanakan oleh Ketua Kicau Mania Bersatu (KMB) Febrio Fadhila. Tidak tanggung Febrio Fadhila biasa disapa Bung Rio berhasil merangkul 7 Even Organizer (EO) yang berada di Kota Lubuklinggau seperti BNR, Ronggolawe, NZR, Gantangan Kupang, Gantangan Watervang, Gantangan Perbakin, dan Gantangan Kacung.

Bahkan acara tersebut berjalan dengan baik dan tetap menjalankan Protokol Kesehatan seperti Corona virus disease 2019 (Covid-19).

Kontes burung kicau mania bersatu itu dilaksanakan di Gantangan Air Kuti, Minggu, 16/8/2020. Tidak hanya itu, Peserta kontes wajib mengikuti protokol kesehatan sebelum mengikuti perlombaan dan panitia juga membagikan masker kepada peserta, menyediakan tempat pencuci tangan, termorgan sebelum masuk arena gantangan burung dan wajib memakai masker.

Sedangkan, jenis burung yang dilombakan seperti burung Murai Batu, Kacer, Love Berd, Kenari, Konin, dan Kapas Tembak.

Pantauan media di lapangan, panitia penyelenggara betul-betul konsen terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19 mulai dari spanduk imbauan agar tidak berkerumun, pakai masker, jaga jarak, menyiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer hingga mengumumkan terus-menerus melalui pengeras suara agar peserta mentaati protokol kesehatan.

“Event ini merupakan tolak ukur kedepannya, kalau event ini sukses dengan protokol kesehatan berarti kedepan juga bisa sukses dilaksanakan, begitu juga sebaliknya jika event ini gagal maka ke depannya juga akan gagal,” ungkap Febrio Fadhila atau yang akrab di sapa Bang Rio.

Ia juga mengungkapkan, beberapa waktu lalu memang kita membentuk Kicau Mania Bersatu sebagai wadah bergabungnya tujuh EO atau gantangan yang ada di Kota Lubuklinggau. “Harapan kita ke depan bisa lebih solid dan bisa menyelenggarakan lomba kicau untuk para penghobi kicau, yang salah satu efek dominonya pada perekonomian masyarakat sekitar gantangan dan para penjual pakan burung dan lain sebagainya,” kata Rio kepada Awak media, Minggu (16/8).

Ia juga mengapresiasi bahwa panitia dan para pecinta kicau mania yang mengikuti lomba dengan taat menggunakan masker, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer.

“Kita kelasnya hanya lokalan saja, tapi tidak disangka peserta juga ada dari Lahat, Curup, Musi Rawas, Muratara, alhamdulilah hari ini semua EO kompak dan saling suport,” ujarnya.

Lanjutnya ia menjelaskan, dengan adanya event lomba kicau ini semoga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat terutama di masa Pandemi Covid-19 seperti saat ini. “Dengan adanya lomba seperti tentu masyarakat sekitar gantangan dapat terbantu dengan berjualan makanan dan minuman, parkir, penjual pakan dan perlengkapan burung pun akan mendapat efek domino dari event-event yang ada,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, panitia memberikan hand sanitizer kepada peserta yang akan mengikuti lomba. Sebagai pelopor pemersatu para EO kicau Febrio Fadhil patut diapresiasi, karena dinilai dapat mempersatukan tujuh EO dalam Kicau Mania Bersatu (KMB) Lubuklinggau sehingga ke depan para pecinta kicau dapat lebih solid dan tentunya dapat melaksanakan banyak event yang akan saling suport satu sama lain.

Laporan : Shandy April
Editor/Posting : Imam Ghazali

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here