Kliksumatera.com Lahat — Dalam upaya melestarikan situs cagar budaya peninggalan nenek moyang agar tidak punah dimakan zaman, Bupati Lahat Bursah Zarnubi, SE, meninjau langsung sejumlah situs megalitikum di Kecamatan Gumay Ulu dan Pulau Pinang, Rabu (18/2/2026).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lahat dalam menjaga warisan sejarah yang telah ada jauh sebelum era modern dan digital saat ini.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta Kabid Kebudayaan, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian, Kasat Pol PP, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Pariwisata beserta Kabid Objek Pariwisata, Camat Pulau Pinang, Camat Gumay Ulu, para juru kunci, serta rombongan lainnya.
Titik Megalit 3 Tinggi Hari, Desa Simpur
Lawatan dimulai di Titik Megalit 3 Tinggi Hari, Desa Simpur, Kecamatan Gumay Ulu. Di lokasi tersebut, Bupati meninjau langsung kondisi batu megalit, sumur bor, jalan setapak menuju situs, serta pagar pembatas di sekeliling kawasan megalit.
Bupati menekankan pentingnya perawatan, pengamanan, serta penataan kawasan agar situs bersejarah ini tetap terjaga dan dapat menjadi daya tarik wisata edukasi
berbasis sejarah dan budaya.
Adapun tujuan lawatan Bupati adalah:
Memastikan kondisi fisik situs megalitikum tetap terawat dan terlindungi.
Mendorong peningkatan infrastruktur pendukung, seperti akses jalan, meninjau Kebun Kopi warga, penerangan, dan fasilitas umum.
Mengembangkan potensi wisata sejarah dan budaya sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat sekitar.
Memberikan perhatian serius terhadap cagar budaya, agar tetap lestari dan dikenal generasi muda.
Menyusun langkah penataan terpadu antar OPD, guna mendukung pengelolaan kawasan megalitik secara berkelanjutan.
Kabupaten Lahat sendiri dikenal sebagai salah satu daerah dengan sebaran peninggalan megalitik terbesar di Indonesia.
Keberadaannya menjadi bukti bahwa peradaban masa lampau pernah tumbuh dan berkembang di wilayah ini.
Dengan adanya perhatian langsung dari kepala daerah, diharapkan situs-situs megalitikum di Kecamatan Gumay Ulu dan Pulau Pinang semakin tertata, terlindungi, dan mampu menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Lahat.
Laporan wartawan Novita

