Cik Ujang Jadi Pembina Upacara Puncak Hari Guru Nasional

0
470

Kliksumatera.com, LAHAT- Puncak Peringatan hari Guru Nasional dan HUT ke-74 PGRI  di Bumi Seganti Setungguan dipusatkan di Lapangan SMAN 4 Unggul Lahat, Senin (25/11). Cik Ujang Bupati Lahat bertindak selaku Pembina Upacara.

Peringatan kali ini berlangsung khidmat, tampak peserta upacara mengikuti dengan seksama, dengan mengusung tema “Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul”.

Bupati Lahat membacakan Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  Nadiem Makarim yang berisikan biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. ‘’Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit. Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan. Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu Anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan. Anda frustrasi karena Anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagamaan sebagai prinsip dasar birokrasi. Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi Anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi. Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada Anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia. Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama. Besok, di mana pun Anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas Anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas. Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan. Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.” Demikian Pidato Menteri yang lagi Viral.

Bupati juga mengucapkan selamat hari Guru semoga dedikasi semakin tinggi dalam mendidik anaknya, jadilah manusia sederhana jauh dari kemewahan, jangan anak diberi kemewahan yang nantinya akan merusak anak itu sendiri. ‘’Mari kita kembalikan Kota Lahat menjadi Kota Pelajar yang dahulunya sempat tersohor di kala itu,’’ tegas Bupati.

Sementara itu Baslini MPd Kepala SMAN 4 Unggulan Lahat sekaligus Ketua MKKS Kabupaten Lahat,  menyambut positif Julukan Kota Lahat sebagai Kota Pelajar akan dikembalikan lagi. Dia siap bersinergi dengan Pemkab Lahat terutama program Bupati Lahat mendukung Pendidikan Lahat yang semakin maju baik di tingkat Nasional maupun Internasional,” tandasnya.

Laporan          : Novita/Idham

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here