Kliksumatera.com Muratara -SE
Karena Di duga banyak kejanggalan pada BPN kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) provinsi Sumatera Selatan (Sum -sel) Ketua organisasi Peci Mera serta masarakat adakan ujuk Rasa di depan kantor BPN Muratara.

ada Beberapa kejanggalan kejanggalan pada Badan Pertanahan Nasional kabupaten Muratara Yang memicu kemarahan masarakat terkait pembuatan sertifikat tanah yang di anggap sangat Bertele-tele serta bertahun-tahun tidak kunjung selesai sehingga masarakat bertanya ada scenario apa yang sedang BPN Muratara sandiwara kan . Selasa 2/6/2026 .
Adapun Tuntutan Aksi Demo Di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Musi Rawas Utara sebagai berikut.
Pertama Adanya pungutan liar (Pungli)Di badan BPN Musi Rawas Kedua sengketa sertifikat Hak milik (SHM) banyak yang belum terealisasi 100%,ketiga pelayanan yang Di lakukan oleh sejumlah pekerja BPN Tidak / belum maksimal ke Empat SHM di duga kuat Suda Di gadai Di Bank , kelima, mereka mengajak masarakat Basmi mafia Tanah,ke enam BPN Terjadi maladministrasi dan ke tuju terahir mereka meminta stop mengelola lahan ex HGU PT DENDI MARKER INDAH LESTARI (DMIL) sebelum tana atau lahan di purifikasi.
Redi Kosasih (mat Peci) selaku ketua Organisasi peci Mera serta sekaligus ketua unjuk rasa BPN Muratara mengatakan.
,”semua tuntutan ini Harus tuntas dan kami siap Giring ke pihak yang berwenang karena BPN Muratara tela Bertele-tele dalam kepengurusan sertifikat tanah milik masarakat Muratara ini ada yang suda memberi uang 400 ribu rupiah namun sertifikat tanah Mereka suda setahun belum juga selesai.
,”dan saya minta kepada BPN Muratara untuk segera menyelesaikan yang suda jadi hak hak masarakat serta BPN harus menjalani kewajiban sebagaimana mestinya, karena ini bumi berselang perundingan jadi jangan perna mempermainkan masarakat.,”kata Redi (mat peci )
JUN

