Oleh : Dr. Melly Ariska, S.Pd., M.Si., Taufiq, M.Pd., Wardah Amalia, S.Pd., M.Si., Ph.D., Rini Khoirunnisa, S.Pd., M.Pd.
INDRALAYA, 15 Oktober 2025 – Dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi numerasi di kalangan guru dan siswa, tim dosen dari Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwijaya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Menguatkan Literasi Numerasi Melalui Pelatihan Coding Interaktif untuk Guru dan Siswa di SMP Negeri 1 Indralaya.”
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 15 Oktober 2025 ini dipimpin oleh Dr. Melly Ariska, M.Sc. selaku ketua pelaksana, dengan anggota tim Taufiq, M.Pd., Wardah Amalia, M.Si., Ph.D., dan Rini Khoirunnisa, M.Pd.. Selain itu, dua mahasiswa Universitas Sriwijaya, yakni Amanda Rahmannisa dan Lira Diska Wati, turut berpartisipasi aktif dalam mendampingi kegiatan.Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Indralaya, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan pelatihan ini. “Kami menyambut baik program dari Universitas Sriwijaya yang sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Literasi numerasi yang dikombinasikan dengan keterampilan digital seperti coding akan sangat membantu siswa berpikir logis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.
Pelatihan ini dilaksanakan di Laboratorium IPA SMP Negeri 1 Indralaya, dengan melibatkan para guru dan siswa sebagai peserta. Melalui pendekatan hands-on learning dan aktivitas interaktif, peserta diperkenalkan pada konsep dasar coding menggunakan aplikasi edukatif yang mudah diakses serta kontekstual dengan pembelajaran numerasi di sekolah.
Menurut Dr. Melly Ariska, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan digital, tetapi juga untuk menumbuhkan kemampuan berpikir komputasi (computational thinking) pada guru dan siswa. “Kami ingin membangun ekosistem belajar yang menyenangkan, di mana numerasi tidak hanya dipahami melalui angka, tetapi juga lewat pengalaman memecahkan masalah nyata menggunakan teknologi,” ungkapnya.
Sementara itu, anggota tim pengabdian, Wardah Amalia, M.Si., Ph.D., menambahkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dasar dan pendidikan tinggi dalam mengimplementasikan kurikulum yang adaptif terhadap era digital.Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para guru dan siswa terlihat aktif mengikuti sesi praktik, bertanya, dan berdiskusi tentang penerapan coding dalam pembelajaran matematika dan sains.Di akhir kegiatan, tim pengabdian memberikan sertifikat kepada peserta dan menyampaikan rencana tindak lanjut berupa pendampingan lanjutan bagi guru-guru untuk mengintegrasikan coding dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Kegiatan ini didanai oleh Dana PNBP Universitas Sriwijaya Tahun 2025 melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Kemitraan Masyarakat, yang bertujuan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di era digital. Melalui kegiatan ini, Universitas Sriwijaya terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan literasi digital dan numerasi di kalangan masyarakat pendidikan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung transformasi pendidikan nasional yang berwawasan teknologi.

