Kliksumatera.com, JAKARTA– Sejumlah ibu-ibu yang datang dari berbagai daerah, mendatangi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/1/2022).
Mereka datang mengadukan perbuatan ustad Yusuf Mansyur yang telah merugikan banyak orang, dengan iming-iming investasi dengan hasil menggiurkan dalam beberapa bisnis yang dikelolanya.
Helwa mantan TKI asal Jawa Tengah mengaku kesal dengan perbuatan Yusuf Mansyur. “Kedatangan kami di sini mencari solusi bagaimana baiknya dengan program pak Yusuf Mansyur yang sekian lama kami tidak mendapatkan hak kami dan menyampaikan agar MUI setidaknya memantau apa yang disampaikan Yusuf Mansyur tentang investasi atau bisnis-bisnis yang lainnya yang sangat merugikan kami semua,” terang Helwa.
Helwa mengaku, sudah ikut dalam investasi Yusuf Mansyur mulai dari PT Viritra Sentosa Internasional (VSI) atau biasa dikenal dengan Paytren hingga patungan usaha pembangunan salah satu hotel di Yogyakarta.
Tak hanya itu, Helwa juga termasuk salah satu donatur program Wisata Haji yang digagas Yusuf Mansyur. “Sebenarnya saya donaturnya sudah dari tahun 2010 untuk donatur aktif Wisata Haji dari Yusuf Mansyur. Saya mulai bergabung dalam program patungan usaha Hotel Condotel sejak 2013,” ungkapnya.
Helwa mengungkapkan kerugian yang dialami mencapai Rp 60 juta, dan hingga saat ini belum satu rupiah pun dikembalikan Yusuf Mansyur.
Helwa mengaku tertarik tawaran Yusuf Mansyur karena dalam program itu memiliki misi membangkitkan ekonomi umat Islam berjamaah di Indonesia.
Tertarik dengan program itu, Helwa lantas mengajak hampir ribuan orang untuk bergabung dalam program tersebut.
Sebelumnya, ada sejumlah korban lain yang sudah menggugat Yusuf Mansyur ke Pengadilan Negeri Tangerang, dan hingga saat ini sidang masih terus bergulir.
Sumber : STRATEGINEWS.co/Kliksumatera.com
Posting : Imam Ghazali

