JOMBANG — Setiap kali musim kemarau tiba, kekhawatiran mulai menyelimuti para petani di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Kesulitan mendapatkan air untuk mengairi lahan pertanian sering menjadi kendala utama yang menekan hasil panen. Namun kini, dengan pembangunan sumur bor yang sedang dikerjakan dalam rangkaian TMMD ke‑130 Kodim 0814/Jombang, harapan mulai tumbuh cerah, Senin (2/11/2026).
Bapak Karimin, salah seorang petani yang lahannya kerap kekurangan air, mengaku sangat menantikan selesainya fasilitas tersebut. Selama ini, ia harus berjuang mencari sumber air dari tempat yang cukup jauh, tenaga dan waktu banyak terpakai hanya untuk mengangkut air ke ladang.
“Kalau musim kemarau tiba, kami sering bingung mencari air. Harus jauh, harus antre, belum tentu cukup untuk tanaman. Melihat sumur bor ini dibangun, kami merasa lega. Nanti air sudah dekat, cukup diambil, dan tanaman kami bisa terawat dengan baik setiap hari,” ujar Bapak Karimin dengan wajah penuh harap.
Ia menambahkan, ketersediaan air yang memadai bukan hanya soal kemudahan, melainkan juga soal masa depan keluarga. Dengan pengairan yang terjamin, lahan bisa ditanami lebih teratur, panen lebih terjamin, dan pendapatan keluarga menjadi lebih stabil.
“Ini bukan sekadar lubang yang mengeluarkan air. Ini adalah harapan agar kami tetap bisa bertani dengan tenang, tidak cemas kehabisan air di tengah perawatan tanaman. Terima kasih kepada Satgas TMMD yang memahami kebutuhan kami yang paling mendasar,” tambahnya.
Dansatgas TMMD ke‑130 Kodim 0814/Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa kebutuhan air adalah fondasi kehidupan warga desa. Pembangunan sumur bor ini disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan agar manfaatnya terasa langsung dan bertahan lama.
“Kami ingin memastikan air yang cukup dan bersih menjadi milik warga. Dengan akses air yang mudah, semangat bertani akan tumbuh kembali, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan keluarga petani pun ikut terangkat. Semoga fasilitas ini dijaga dan dimanfaatkan sebaik‑baiknya,” tegasnya.
Bagi para petani Desa Klitih, sumur bor yang sedang dibangun ini melambangkan lebih dari sekadar infrastruktur ia adalah sumber harapan baru, tempat di mana keringat bertani akan terbayar dengan hasil yang lebih melimpah dan kehidupan yang lebih sejahtera.(*)

