NUNUKAN — Dedikasi tanpa batas ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan. Menjelang penutupan resmi program yang dijadwalkan pada 13 Agustus mendatang, para prajurit TNI bersama warga tak kenal lelah menggenjot pengerjaan infrastruktur hingga larut malam demi memastikan seluruh sasaran fisik dan non-fisik rampung tepat waktu.
salah satu pemandangan haru terlihat pada pengerjaan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Hamsah di garis perbatasan Indonesia-Malaysia. Di bawah temaram cahaya lampu darurat, prajurit TNI bersama warga tetap bersemangat menyusun batu bata dan menata struktur bangunan hingga malam hari. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen nyata Satgas TMMD untuk merampungkan hunian layak bagi Pak Hamsah lebih cepat dari target yang ditentukan.
Pembangunan di Desa Liang Bunyu secara keseluruhan tidak hanya berfokus pada RTLH dan pembukaan akses jalan, tetapi juga menjawab permasalahan mendasar warga kawasan perbatasan, yakni krisis air bersih. Melalui TMMD ke-129 ini, Satgas bersama pemerintah desa merealisasikan pembangunan sumur gravitasi di 4 titik strategis. Sistem ramah lingkungan ini memanfaatkan kontur alam untuk mengalirkan air dari mata air alami tanpa bergantung pada pompa listrik maupun air tadah hujan.
Kepala Desa Liang Bunyu menyampaikan rasa haru dan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian Satgas TMMD Kodim 0911/Nunukan yang hadir membawa perubahan besar bagi wilayahnya.
“Selama ini warga kami sangat kesulitan air bersih dan bergantung pada hujan. Kehadiran 4 titik sumur gravitasi ini menjadi solusi jangka panjang yang luar biasa. Ditambah lagi dengan rumah Pak Hamsah dan warga lainnya yang diperbaiki bahkan dikerjakan sampai malam hari oleh bapak-bapak TNI. Ini benar-benar bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat di perbatasan,” ungkap Kades Liang Bunyu.
Selain pengerjaan fisik, program TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan juga membekali masyarakat dengan berbagai kegiatan non-fisik, seperti sosialisasi wawasan kebangsaan, penyuluhan hukum, bahaya narkoba, hingga edukasi kesehatan dan pencegahan stunting.
Memasuki sisa hari menuju upacara penutupan pada 13 Agustus mendatang, Satgas TMMD dan masyarakat fokus melakukan tahap penyelesaian akhir (finishing), pembersihan area, serta pengecekan kelayakan seluruh fasilitas. Pemerintah Desa dan warga Liang Bunyu berkomitmen akan merawat seluruh hasil pembangunan ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.(*)

