Kades Ulak Pandan Ajak Semua Pihak Jaga Icon Lahat

0
319

Kliksumatera.com, LAHAT- Seluruh Instansi dan Pemerintahan Desa Ulak Pandan meninjau langsung lokasi Bukit Serelo yang merupakan kawasan hutan lindung serta juga diketahui sebagai Icon Daerah Kabupaten Lahat, Minggu, (8/09).

Dalam tinjauan tersebut, terlihat Kepala Desa Ulak Pandan dan seluruh perangkatnya, Ketua BPD beserta Anggota, Karang Taruna, Ketua LPM dan Anggotanya, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, serta masyarakat Desa Ulak Pandan.

Susiawan Rama, Kades Ulak Pandan saat dibincangi awak media di lokasi mengatakan, kegiatan ini merupakan tradisi yang acap kali digelar, yang bertujuan melihat secara langsung kondisi lingkungan serta keberadaan kawasan Bukit Serelo ini. Sehingga pihaknya dapat memastikan bahwa kawasan ini tetap terjaga akan kelestariannya, dengan itu diharapkan tidak adanya pengerusakan hutan dan lingkungan di kawasan tersebut. Apalagi, di kawasan ini di beberapa lokasinya merupakan tempat-tempat yang disakralkan oleh masyarakat Desa Ulak Pandan.

“Di beberapa lokasi dikawasan tersebut memang disakralkan, karena mengandung begitu banyak sejarah para leluhurnya,” ungkap Kades.

Lebih jauh, ditambahkan Micki Ketua BPD Desa Ulak Pandan melalui Evan anggotanya, inilah wujud kepedulian serta tanggung jawab dari semua pihak, agar di kawasan Bukit Serelo ini dapat selalu dijaga dari usaha perusakan lingkungan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Wilayah ini, merupakan kawasan hutan lindung milik negara dan sudah seharusnya kita bersama-sama menjaga, melestarikan dan kita perhatikan,” ujarnya.

Sementara itu, hal yang sama juga disampaikan Sirojudin, salah satu warga setempat sekaligus anggota pengurus Masyarakat Peduli Api (MPA) yang ikut serta dalam kegiatan tersebut menyampaikan, wilayah ini merupakan kawasan hutan lindung yang tentu lingkungannya, flora dan faunanya harus lah tetap dijaga dan dilestarikan. Tidak hanya masyarakat dan Pemerintah Desa Ulak Pandan saja, akan tetapi ini adalah tanggung jawab semua pihak. Selain Bukit Serelo ini adalah Icon Kabupaten Lahat itu sendiri, tentunya Bukit Serelo tersebut merupakan kebanggaan masyarakat Kabupaten Lahat.

“Apalagi, kabar beredar di masyarakat akan adanya perusahaan pertambangan yang akan mengadakan Blasting (Peledakan). Dalam mengeksploitasi batu bara, di sekitar kawasan Bukit Serelo tersebut,” cetusnya.

Jika hal tersebut terjadi, ditambahkan Sirojudin, jelas dan tegas akan kami tolak karena itu akan merugikan, baik untuk kawasan lingkungannya serta juga menganggu fauna disekitarnya. Yang tidak hanya berdampak pada lingkungan saja, akan juga berdampak pada perkebunan warga dan belum lagi getarannya bisa menyebabkan terjadinya longsor bebatuan di kawasan Bukit Serelo tersebut.

“Kami sangat menjaga kearifan lokal, sejarah, adat dan budaya masyarakat di sini. Jadi, jangan sampai hanya demi memaksakan keuntungan perusahaan sepihak justru perusahaan mengabaikan lingkungan dan kearifan lokal di kawasan ini,” tegas Evan Yusup.

Selain meninjau kawasan Bukit Serelo, rombongan tersebut juga meninjau lokasi kawasan Himbe Kemilau (tanah Adat, red). Yang diduga, telah dirusak oleh salah satu perusahaan tambang di sekitar untuk kepentingan perusahaan.

Laporan : Ferdy
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here