BREBES – Memasuki minggu terakhir pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, seluruh personel Satgas bersama warga terus memacu pengerjaan sasaran fisik. Fokus utama saat ini tertuju pada penyelesaian pembangunan talud penahan jalan yang menjadi infrastruktur krusial bagi ketahanan jalan desa, Minggu (8/3/2026).
Pembangunan talud ini berfungsi vital untuk mencegah terjadinya erosi tanah dan longsor, terutama mengingat kondisi geografis beberapa titik jalan di Desa Cikuya yang cukup rawan saat musim penghujan.
Kepala Tim Tukang Satgas TMMD, Peltu Maulana, menjelaskan bahwa koordinasi di lapangan terus ditingkatkan guna memastikan kualitas bangunan tetap terjaga meskipun pengerjaan dilakukan dengan tempo cepat.
“Kami sedang melakukan percepatan di titik-titik akhir pengerjaan talud. Cuaca cukup mendukung, dan semangat kerja sama antara anggota TNI dengan warga sangat luar biasa. Kami optimis seluruh progres fisik talud ini akan tuntas 100 persen sebelum penutupan,” ujar Peltu Maulana di lokasi proyek.
Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim di lapangan yang tetap bekerja maksimal di minggu terakhir ini. Ia menegaskan bahwa infrastruktur yang dibangun harus benar-benar kokoh agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka waktu yang lama.
“Minggu terakhir ini adalah masa krusial bagi kami. Semua sasaran, termasuk talud, harus selesai tepat waktu namun tetap mengedepankan kualitas sesuai spesifikasi teknis. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami kepada rakyat,” tegas Letkol Inf Ambariyantomo.
Pembangunan talud ini merupakan bagian integral dari Program Unggulan Kasad, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang bertujuan memperkuat infrastruktur di wilayah perdesaan guna mendukung mobilitas dan perekonomian warga. Dengan selesainya talud ini, akses jalan yang baru diaspal diharapkan akan lebih awet dan aman bagi pengguna jalan.(Pradista)

