Pakar Universitas Bandirma Turki, Ilyas Ozer Isi Kuliah Umum IIB Darmajaya

0
468

Kliksumatera.com, BANDARLAMPUNG – Vice-Dean Faculty of Engineering and Natural Sciences, atau Wakil Dekan (Wadek) Fakultas Teknik dan Ilmu Pengetahuan Alam, Bandirma Onyedi Eylul University Balikesir, Turki, Ilyas Ozer MSc PhD mengatakan di era disrupsi saat ini setiap orang dapat menghasilkan banyak data dari berbagai alat komunikasi miliknya.

Media sosial seperti Facebook, Youtube, WhatsApp dan lainnya merupakan salah satu penghasil data yang banyak dan lengkap. Dan Big Data (mahadata), dapat diolah dan dikembangkan untuk jadi sebuah penelitian. Karena semua serba digital, sehingga data yang diolah menjadi lebih banyak dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Ilyas memaparkan hal itu saat berbicara pada Kuliah Umum “Big Data and Machine Learning Application” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Lampung, di Aula Pascasarjana Lt II kampus asri bernuansa khas warna biru itu, Jl Zainal Abidin Pagaralam, Kedaton Bandarlampung, Kamis (12/12/2019).

Pria berparas tampan ini mencontohkan, platform Netflix yang menggunakan Big Data dalam menjalankan kegiatan layanannya.

“Saat ini sebuah perangkat juga bisa mendeteksi perasaan seperti yang saya lakukan dalam penelitian. Dari suara dapat mengetahui apakah perasaan (seseorang) baik atau sedang tidak bagus,” imbuh Ilyas.

Ke depan, ujarnya, Search Engine juga bisa memprediksi perasaan setiap orang dengan teknologi dan Big Data. “Bing, Google dan mesin pencarian lain bisa saja mendeteksi perasaan Anda melalui suara,” jelasnya.

Seperti, suara tembakan –yang jadi risetnya– dengan hanya mendengarkan bisa diketahui jenis senjatanya. “Kita hidup di era data dan banyak kualifikasi-kualifikasi yang bisa digunakan dalam mengelompokkan data-data tersebut,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fikom IIB Darmajaya Zaidir Jamal ST MEng, mendampingi Rektor IIB Darmajaya Dr (Cand) Ir H Firmansyah Yunialfi Alfian MSc MBA menggarisbawahi bahwa era Revolusi Industri 4.0 membuat penggunaan Big Data menjadi lebih luas lagi.

“Dengan hadirnya pembicara dari Bandirma University ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan peserta dari pemanfaatan Big Data, Internet of Things, dan ruang lingkup pembelajaran teknologi dan komputer lainnya,” ungkap Zaidir.

Mahasiswa harus memiliki kemampuan mengolah dan menerjemahkan data yang banyak. “Karena pemanfaatan Big Data merupakan penerapan dalam berbagai hal untuk memudahkan masyarakat dalam menyelesaikan suatu pekerjaan,” ujarnya.

IIB Darmajaya akan selalu menambah khasanah pengetahuan mahasiswa antara lain dengan menghadirkan pembicara dari luar. “Karena tiap perkembangan teknologi terutama komputer dan penerapannya selalu cepat berubah. Kita ingin lulusan nanti juga dapat upgrade pengetahuan di era Revolusi Industri 4.0,” pungkasnya.

Laporan          : Muzzamil/Ril
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here