Kliksumatera.com LAHAT — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya swasembada beras, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 894 Pranata Bumi melaksanakan panen perdana padi di Kelurahan Pasar Lama, Kabupaten Lahat, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pertanian yang dilaksanakan Yonif TP 894 Pranata Bumi melalui pemanfaatan lahan pertanian untuk mendukung ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Lahat.
Panen perdana tersebut dihadiri Komandan Yonif TP 894 Pranata Bumi Letkol Inf Irpan Wibowo, M.Tr.Mil., Kasdim 0405/Lahat, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, S.H., M.H., jajaran Pemerintah Kabupaten Lahat, serta pihak terkait lainnya.
Komandan Yonif TP 894 Pranata Bumi Letkol Inf Irpan Wibowo mengatakan, kegiatan panen tersebut merupakan salah satu wujud nyata kontribusi satuannya dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
Menurutnya, lahan yang disiapkan untuk pertanian memiliki luas sekitar 7 hektare. Namun, pada tahap penanaman kali ini, pihaknya memanfaatkan sekitar 5 hektare lahan untuk tanaman padi.
“Padi yang kita panen pada hari ini ditanam dan dikelola pada lahan seluas kurang lebih 7 hektare. Namun, karena kondisi yang ada, kami mencoba menanam sekitar 5 hektare,” ujar Irpan.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi dalam proses budidaya adalah kemarau berkepanjangan yang berdampak pada ketersediaan air.
Meski menghadapi kondisi tersebut, para prajurit tetap berupaya mempertahankan tanaman agar tidak mengalami kegagalan total. Dari sekitar 5 hektare lahan yang ditanami, sekitar 2,5 hektare dapat dipanen.
“Kondisi tersebut menyadarkan kami bahwa hasil panen memang belum mencapai hasil yang maksimal. Namun, kami bisa belajar dan melakukan evaluasi agar ke depan tantangan maupun kondisi tersebut dapat diminimalkan sehingga kegagalan penanaman atau panen dapat ditekan,” katanya.
Tak lupa Apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lahat, Kodim 0405/Lahat, serta Dinas Pertanian yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan pertanian Yonif TP 894 Pranata Bumi.
Danyon berharap kerja sama tersebut dapat terus ditingkatkan sehingga program pertanian yang dilaksanakan satuannya dapat memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Lahat.
“Kami berharap kegiatan panen ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi pertanian dan mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Lahat,” ujarnya.
Hal serupa dikatakan Wabup Lahat Widia Ningsih SH MH lqqApresiasi Upaya Yonif TP 894
Sementara itu, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, S.H., M.H., memberikan apresiasi kepada Yonif TP 894 Pranata Bumi yang dinilai berhasil membudidayakan padi di tengah kondisi kemarau panjang.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara Yonif TP 894, Kodim 0405/Lahat, Pemerintah Kabupaten Lahat, Dinas Pertanian, serta berbagai pihak lainnya.
“Alhamdulillah, saya apresiasi Yonif TP 894 karena telah sukses menanam padi di tengah kemarau panjang kurang lebih tiga bulan. Kita berikan apresiasi,” kata Widia.
Menurutnya, kondisi lahan yang cukup keras serta keterbatasan air menjadi tantangan tersendiri dalam budidaya padi. Namun, dengan upaya pengairan dan kerja sama lintas sektor, tanaman padi tetap dapat tumbuh dan dipanen.
Widia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lahat juga tengah menyiapkan pembangunan infrastruktur irigasi sebagai salah satu upaya mendukung sektor pertanian.
“Insyaallah tahun 2027 kita juga ada pembangunan irigasi terbesar di Kabupaten Lahat yang menggunakan APBD Kabupaten, kurang lebih Rp138 miliar, untuk pembangunan irigasi di wilayah Kikim Selatan,” jelasnya.
Ia mengatakan, pembangunan irigasi tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan ketersediaan air sehingga lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak beralih fungsi.
Dalam kesempatan tersebut, Widia juga menyebutkan bahwa hasil panen dari lahan yang di

