Pembangunan Gedung Baru SMPN 4 Palembang Menuai Kontroversi

0
605

Kliksumatera.com, PALEMBANG- Pembangunan Gedung SMPN 4 Palembang menuai kontroversi dari berbagai kalangan. Di antaranya Kepala Sekolah Negeri 4 Palembang, Dra. Magdalena.

Menurutnya, pembangunan gedung baru tersebut sangat tidak memuaskan dikarenakan banyaknya lantai keramik yang menggunakan keramik lama, selain itu banyak pintu ruangan yang masih bolong dan kaca jendela yang masih banyak yang pecah.

Magdalena berharap kepada Diknas Kota Palembang agar dapat menegur pihak Pelaksana yakni Kontraktor CV. Nasyrah agar dapat memperbaiki lagi semua lantai yang ada di setiap ruangan.

”Kemudian kaca jendela dan pintu yang bolong agar dapat segera diperbaiki sebelum adanya berita acara serah terima,” tegas Magdalena, Kamis (6/2).

Sementara Anggota Komisi IV DPRD Kota Palembang Drs. Sutami Ismail ketika dihubungi melalui pesan singkat Whatsappnya berharap kepada Pemerintah Kota Palembang dalam hal ini Diknas, untuk dapat memanfaatkan gedung yang sudah dibangun tersebut. ”Jangan terkesan terbengkalai, apalagi pembangunannya memakan anggaran dana yang luar biasa besar,” harap Sutami.

”Apabila tidak memuaskan, nanti akan kita bicarakan di internal Komisi 4, dan boleh jadi nanti proyek tersebut akan kita sidak,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, banyak pekerjaan yang terkesan asal-asalan. Saat masalah ini dikonfirmasi ke Pihak Diknas Kota Palembang, salah satu pegawai Diknas Kota Palembang yakni Alhadi Didit marah dan mengusir wartawan yang ada di lokasi.

Salah satu Wali Murid yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa anaknya mengeluhkan dengan adanya kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan apalagi dengan kondisi sekolah yang saat ini ada dua shift pagi dan siang dia harus menyempatkan dirinya untuk meluangkan waktu mengantar anaknya ke sekolah. ”Bahkan saya dengar ada beberapa siswa yang ingin pindah ke sekolah lain,” cetusnya.

Laporan : Andrean
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here