PKS Tolak Kepesertaan Israel di Piala Dunia FIFA U-20 di Indonesia

0
111

Kliksumatera.com, PALEMBANG- Batalnya Piala Dunia U-20 yang rencananya di gelar di Indonesia menjadi polemik dan teka-teki bagi banyak masyarakat khususnya rakyat Indonesia.

Menanggapi hal tersebut Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Ridwan Saiman SH MH mengatakan, PKS dengan tegas menolak kehadiran salah satu Negara yang ikut serta dalam ajang Piala Dunia tersebut.

Perlu digarisbawahi PKS itu, seluruh dari pusat kebawah tidak pernah menolak yang namanya pertandingan Olah Raga U-20 Dunia, yang ditolak itu adalah Tim Nasional dari Israel sebagai salah satu peserta di U-20.

Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PKS Muhammad Ridwan Saiman SH., MH saat diwawancarai awak media di Gedung DPRD Kota Palembang, Jumat (31/3/2023).

Ridwan menyebutkan alasan penolakan PKS terhadap kehadiran atau keikutsertaan Tim Nasional Israel Karena Israel adalah penjajah. “Kenapa Israel ditolak, karena Israel ini adalah penjajah. Penjajah tidak boleh ikut, bebaskan dulu Palestina, kata kuncinya seperti itu, karena ini sesuai dengan pembukaan UUD, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Dalam stuffenbaw theory pembukaan UUD merupakan Asas paling tinggi dan ini diakui oleh seluruh dunia, bukan kita saja yang menolak Israel tapi banyak juga dari negara lain,” tegasnya.

Ridwan juga mengatakan bahwa sama halnya dengan Piala Dunia Kemarin, Rusia tidak diajak oleh FIFA gara-gara Rusia menyerang Ukraina sehingga Rusia dicoret dari daftar piala dunia.

“Jadi FIFA Jangan main-main, kenapa Rusia tidak diperbolehkan Ikut Piala Dunia sedangkan Israel diperbolehkan, itu tidak adil. Jadi sekali lagi tolong digarisbawahi, PKS menolak adanya olahraga dunia atas keikutsertaan Israel menjadi peserta. Tapi jika tidak ada keikutsertaan Israel silakan laksanakan, mau di Jakabaring juga silakan karena sudah standar internasional dan hotel kita juga sudah banyak, jadi penolakan PKS itu hanya berdasarkan peserta yaitu Israel atau intinya penjajah. Siapa pun penjajah tidak boleh ikut, karena derajat manusia harus sama di dunia ini,” paparnya.

Lebih lanjut dia menuturkan bahwa terkait adanya somasi dari FIFA, semestinya FIFA yang mengoreksi diri karena yang di larang itu bukan bertandingnya tetapi Israelnya. “Mestinya dia coret saja Israel, seperti dia mencoret Rusia, selesai, karena Indonesia itu bukan menolak perlombaannya tapi menolak adanya Israel, kalau tidak ada Israel, mau dimanapun diadakan perlombaan Indonesia akan siap, karena ini juga merupakan ukiran prestasi kita juga kalau kita menang,” bebernya.

“Jadi sekali lagi jangan salah persepsi, PKS bukan menolaknya adanya Even Piala Dunia tapi yang di tolak PKS adalah Israel sebagai peserta, tapi kalau FIFA mencoret Israel, monggo silakan,” tandasnya.

Laporan : Akip
Editing : Imam Gazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here