Kliksumatera.com Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Koperasi Palembang resmi meluncurkan program modal usaha bagi pelaku usaha mikro di Kota Palembang. Program ini bertujuan untuk mengembangkan perekonomian usaha mikro dan menghadirkan lapangan kerja baru, serta mencegah masyarakat terlilit hutang dari para rentenir.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan bahwa program ini merupakan komitmen Pemkot Palembang untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro di Palembang. “Pinjaman modal ini semata-mata kami laksanakan untuk pemberdayaan ekonomi usaha mikro, karena komitmen kami adalah ‘Palembang Peduli’,” ujar Ratu Dewa.
Ratu Dewa menjelaskan bahwa kendala utama pelaku usaha mikro adalah permodalan. Banyak pelaku usaha mikro yang mendapatkan modal usaha dengan bunga yang sangat tinggi dari rentenir atau pinjaman online (pinjol). Oleh karena itu, program ini hadir untuk menyediakan modal usaha dengan bunga 0 persen.
Untuk mendapatkan pinjaman ini, pelaku usaha mikro harus memiliki NIB (nomor induk berusaha) yang bisa dibuat melalui Dinas Koperasi dan UKM. Selain itu, pelaku usaha mikro juga harus memiliki usaha yang aktif minimal satu tahun dan tidak sedang mendapatkan subsidi bunga dari pinjaman lainnya.
Kepala Dinas Koperasi Palembang, Hj. Suljhijawati, menjelaskan bahwa program ini akan disalurkan kepada 1.000 pelaku usaha mikro yang terdaftar pada pendataan UMKM Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kota Palembang. Pembagian kuota akan dibagi kepada 18 Kecamatan serta berdasarkan data Sasaran Keluarga Miskin Ekstrim Tahun 2024.
Saat ini, telah tercatat dan terverivikasi sebanyak 1000 UMKM dengan berkas yang telah diterima sebanyak 992 berkas yang di proses 250 dan baru disetujui 57. Artinya, masih ada sisa kuota 943 lagi.
Dinas Koperasi Palembang telah menyerahkan database para pelaku UMKM yang tersebar di 18 kecamatan yang ada. “Kalau data yang kita punya UMKM ada 93 ribu, namun semua akan kita cover dengan cara bertahap,” ungkap Ratu Dewa.
Pemkot Palembang berharap program ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha mikro dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, Pemkot Palembang akan terus memantau dan mendukung program ini agar dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.(Reza/rill)

