Sragen – Pagi yang cerah di Desa Puro mendadak berubah menjadi lautan semangat. Puluhan anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen bersama rombongan ibu-ibu senam Kecamatan Karangmalang yang tergabung dalam komunitas Buseli (Bunda Sehat Berliterasi) serta warga setempat berkumpul di halaman Kantor Balai Desa Puro, Sabtu (9/5/2026).
Bukan untuk bekerja bakti atau apel pagi biasa, kehadiran mereka adalah untuk mengikuti kegiatan senam bersama yang digelar di halaman balai desa yang kini juga berfungsi sebagai Pos Komando Taktis (Pos Kotis) TMMD Reg-128 Kodim Sragen.
Dentuman musik energik mulai membakar semangat para peserta sejak pukul 07.00 WIB. Anggota TNI yang biasanya akrab dengan cangkul dan semen, kini tampak lincah mengikuti instruksi senam, bersanding dengan emak-emak yang tampil penuh warna dan antusias.
Kasdim 0725/Sragen, Mayor Cba Beni Yusdiantoro, S.E., selaku Wadan Satgas TMMD, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di tengah kesibukan proyek fisik TMMD.
”Kesehatan adalah modal utama dalam bekerja. Melalui senam bersama ini, kami ingin menjaga kebugaran anggota Satgas dan warga. Namun yang lebih penting, ini adalah momen untuk melepas penat sekaligus memperkuat tali silaturahmi. Di sini tidak ada sekat, semua bergembira bersama,” ujar Mayor Cba Beni di sela-sela kegiatan.
Keceriaan tidak hanya terpancar dari wajah para prajurit. Komunitas ibu-ibu senam Buseli dari Kecamatan Karangmalang mengaku sangat senang bisa berolahraga bersama “bapak-bapak loreng”.
Ibu Indah Eko Sis (42), salah satu peserta senam, mengungkapkan kesannya dengan nada bercanda.
”Biasanya lihat bapak TNI serius banget bangun jalan dan rehab rumah, eh ternyata kalau diajak senam pinter goyang juga ya! Kami senang sekali, suasana jadi ramai dan kami merasa lebih dekat dengan TNI. Kalau bisa setiap minggu ada begini,” tuturnya sambil tertawa.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 08.00 WIB ini ditutup dengan ramah tamah sederhana dan sesi foto bersama yang penuh keakraban. Melalui keringat yang mengucur pagi ini, terselip harapan bahwa pembangunan program TMMD tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga kuat secara ikatan sosial.
(Muja Pendim Sragen)

