Kliksumatera.com Lahat – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat mulai melakukan langkah nyata untuk mendekatkan dunia jurnalistik kepada kalangan pelajar melalui program Jurnalis Masuk Kelas.
Rencana program tersebut dibahas dalam audiensi antara pengurus PWI Lahat dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Lahat, Dr. Tri Turnadi, di ruang Kepala SMA Negeri 2 Lahat, Senin (20/7/2026).
Ketua PWI Lahat, Ehdi Amin, mengatakan program ini tidak hanya bertujuan mengenalkan profesi wartawan kepada siswa, tetapi juga meluruskan stigma negatif yang masih melekat di sebagian masyarakat terhadap profesi jurnalis.
“Selama ini masih ada anggapan wartawan hanya datang untuk mengancam atau mencari kesalahan. Padahal, kami ingin adik-adik memahami seperti apa sebenarnya tugas dan peran wartawan sebagai penyampai informasi yang benar dan membangun,” ujar Ehdi.
Menurutnya, PWI Lahat ingin hadir lebih dekat dengan dunia pendidikan sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lahat. Ia menilai Lahat pernah dikenal sebagai Kota Pelajar yang melahirkan banyak SDM unggul, sehingga semangat tersebut perlu kembali dibangkitkan melalui kolaborasi dengan insan pers.
Selain memberikan edukasi jurnalistik, PWI Lahat juga siap menjadi jembatan informasi bagi sekolah-sekolah agar berbagai prestasi siswa maupun inovasi pendidikan dapat dipublikasikan secara lebih luas.
“Pengurus PWI Lahat siap menjadi jembatan informasi agar prestasi siswa maupun inovasi sekolah dapat diketahui masyarakat luas,” katanya.
Sementara itu, Ketua MKKS SMA Kabupaten Lahat, Dr. Tri Turnadi, menyambut baik rencana pelaksanaan program Jurnalis Masuk Kelas. Menurutnya, sejumlah SMA di Kabupaten Lahat telah memiliki kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik, namun sebagian besar siswanya masih belajar secara otodidak.
“Dengan hadirnya pengurus PWI Lahat ke sekolah, anak-anak bisa mendapatkan pembelajaran langsung dari wartawan yang memang berpengalaman di lapangan. Saya sangat mendukung kegiatan ini,” ungkap Tri.
Lanjut Tri bahwa program tersebut dapat diintegrasikan dengan kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik yang telah berjalan di sekolah. Selain meningkatkan kemampuan siswa di bidang jurnalistik, penyampaian informasi yang akurat dan positif juga diyakini mampu memperkenalkan potensi serta kualitas sekolah kepada masyarakat.
“Saat ini ada 29 SMA Negeri dan delapan SMA Swasta di Kabupaten Lahat. Saya yakin teman-teman kepala sekolah juga mendukung, karena setiap sekolah tentu ingin berbagai prestasi dan kegiatan positifnya diketahui masyarakat luas,” tutupnya.

