Kliksumatera.com, LAMPUNG– Pemberlakuan wajib Antigen bagi penumpang kapal penyeberangan Pelabuhan Bakauheni dikeluhkan sejumlah penumpang kapal.
Sebab mereka merasa keberatan dengan adanya peraturan bagi penumpang lokal yang diwajibkan Antigen saat ingin menaiki kapal.
Seperti dikatakan Agus Warga Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lamsel. Agus mengaku masyarakat sangat dirugikan dengan adanya syarat Antigen di Pelabuhan penyeberangan Bakauheni.
Belum lagi kata Agus, maraknya aksi para calo yang menawarkan Antigen kepada para penumpang di pelabuhan.
Para calo tersebut secara terbuka menawarkan kepada para penumpang untuk membayar Rp 150 ribu bagi penumpang kapal reguler, dan Rp 175 000 untuk kapal Exsekutif, tanpa perlu proses Antigen bisa naik kapal. ”Ya di Pelabuhan Bakauheni sekarang marak Percaloan Antigen, tanpa Antigen penumpang bayar tiket Rp 150 rb/orang, untuk kapal biasa kalau naik kapal eksekutif kami bayar Rp 175 ribu,” kata Agus.
Menurut Agus, dengan adanya syarat Antigen menjadi lahan bisnis antara oknum petugas dan para calo, karenanya sekarang ini sepanjang jalan lintas menuju Pelabuhan Bakauheni banyak sekali tempat yang menawarkan Antigen. ”Liat saja sepanjang jalan lintas dekat pelabuhan banyak sekarang yang membuka pelayanan Antigen, karena sudah jadi ladang bisnis,” kata Agus.
Diketahui, untuk tiket kapal penyeberangan reguler Rp 25.000 untuk exsekutif Rp 65.000, tapi sejak ada pemberlakukan Antigen penumpang harus mengeluarkan uang Rp 150.000 hingga Rp 175.000.
Sayangnya pemberlakukan Antigen ini tidak diterapkan sebagaimana mestinya, tapi bisa tanpa Antigen, asal membayar dengan para calo, seolah-olah penumpang telah melakukan Antigen, dan bisa naik kapal dengan mulus, tanpa harus menunjukkan bukti telah melalui proses Antigen sebenarnya. ”Bahkan untuk mobil pribadi bisa lolos tanpa Antigen dengan asal membayar Rp 100.000/orang, di luar tiket kapal, tergantung jumlah penumpang kendaraan, mobil tersebut diantar sama oknum sampai kendaraan masuk kapal,” kata Agus.
Berbeda sekali dengan di Pelabuhan Merak yang cendrung kondusif. Menurut dia di Pelabuhan Merak tidak ada percaloan Antigen, semua berjalan normal, tidak pernah ada gangguan untuk mobil pribadi. ”Di Bakauheni yang parah sekarang ini, Antigen jadi bisnis, anehnya semua petugas yang ada diam saja,” pungkas Agus.
Sumber : Headlinesriwijaya.com/Kliksumatera.com
Posting : Imam Ghazali

