Brebes – Kecepatan dan ketepatan menjadi kunci utama dalam pengerjaan sasaran fisik infrastruktur pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Di balik deru mesin alat berat yang bekerja di Desa Cikuya, sosok Serda Edi muncul sebagai aktor intelektual di kursi kemudi ekskavator (Hexa), Jumat (27/02/2026).
Sebagai anggota Satgas TMMD dari Korps Zeni TNI AD, Serda Edi dikenal sebagai operator alat berat andalan Kodim 0713/Brebes. Kemahirannya dalam mengoperasikan alat berat jenis excavator menjadi faktor krusial dalam mempersiapkan medan jalan sebelum memasuki tahap pengecoran.
Ketangkasan Serda Edi dalam meratakan gundukan tanah dan menata material bukan didapat secara instan. Ia mengungkapkan bahwa keahliannya ini telah ditempa sejak dirinya masih bertugas di satuan batalyon zeni.
“Memang dari dulu saat masih di batalyon, saya sudah dipercaya menjadi operator alat berat. Karena saya dari Korps Zeni TNI AD, bidang ini sudah menjadi spesialisasi dan keahlian saya sehari-hari,” ungkap Serda Edi di sela kesibukannya.
Kehadiran alat berat yang dioperasikan oleh tenaga ahli seperti Serda Edi sangat membantu meringankan pekerjaan fisik di lapangan. Perataan jalan yang semula membutuhkan waktu lama jika dilakukan secara manual, kini dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan presisi.
Hal ini sangat vital bagi Satgas TMMD, mengingat kondisi tanah di lokasi pengerjaan harus benar-benar rata dan padat sebelum dilakukan pengecoran agar kualitas jalan yang dihasilkan tahan lama dan bermanfaat bagi warga desa.
Meski berjibaku dengan tuas kemudi di dalam kabin alat berat, Serda Edi tetap menjalin koordinasi erat dengan prajurit lain dan warga yang bekerja di bawah. Semangat “Membangun Negeri dari Desa” tercermin dari ketelatenannya memastikan setiap jengkal jalan siap untuk dibangun demi kemajuan ekonomi masyarakat Kabupaten Brebes.(Pradista)

