Seorang Oknum Polisi Aceh Singkil Diduga Door Warga di Acara Perkawinan, Tewas di Perjalanan

0
220

Kliksumatera.com, ACEH – Insiden penembakan terjadi pada sebuah acara pesta di Desa Suderejo, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, Minggu dini hari lalu.

Korban diketahui bernama Dedi Kasi (19) warga Sebatang, Gunung meriah tewas diduga mengalami luka tembak di kepala tepat di pelipis mata kanan.

Informasi yang diperoleh, insiden tersebut terjadi pada acara hiburan Keyboard pesta perkawinan sekitar pada pukul 23.30 WIB, Sabtu (13/7/2019), korban bersama teman-temannya naik ke atas panggung. Tak lama kemudian operator keyboard menghentikan musik dan mereka pun dipersilakan untuk turun dari panggung.

Di depan panggung terjadi keributan adu mulut hingga adu fisik, korban kemudian datang meleraikan rekan-rekannya. Suara tembakan tiba-tiba terdengar.

“Korban saat itu melerai rekan-rekannya, lalu terdengar suara tembakan,” ujar Ahmad salah satu teman korban.

Korban pun terjatuh bersimbah darah, spontan membuat suasana panik dan membuat para pengunjung berhamburan dan membubarkan diri.

Selanjutnya, rekan-rekan korban berusaha untuk menolong korban dengan melarikannya ke RSU Aceh Singkil menggunakan sepeda motor.

Di RSU, korban langsung mendapatkan perawatan, namun korban sudah tidak dapat diselamatkan sebab di perjalanan korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Sementara itu, Kapolres Aceh Singkil AKBP Ardianto Argamuda, SIK membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan terduga pelaku sudah diamankan.

“Benar telah terjadi insiden penembakan, dan terduga pelaku sudah damankan,” ujarnya Minggu (14/7/).
Kapolres menyatakan, Pelaku yang diduga oknum polisi berinisial (R) tersebut sudah diamankan dan sedang dalam penyelidikan, bila terbukti pelaku akan ditindak tegas.

“Pelaku sedang dalam penyidikan dan saksi-saksi juga nanti akan dimintai keterangan, kalau terbukti akan ditindak tegas,” katanya

Sementara itu, Ardianto Argamuda juga meminta kepada masyarakat untuk bersabar menyikapi kejadian tersebut dan mempercayakannya kepada pihak kepolisian.

“Harab bersabar, kami akan memprosesnya secara prosedur hukum,” imbuhnya.
Ardianto juga menuturkan, telah memerintahkan jajarannya untuk melayat ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa atas kejadian naas yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Kita sudah perintahkan jajaran melayat ke rumah duka,” ujarnya.

Sumber : Ril
Posting : M. Riduan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here