BATANG – Memasang plafon rumah mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0736/Batang, pekerjaan ini membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kewaspadaan ekstra.
Hal tersebut terlihat saat anggota Satgas bersama warga melaksanakan pemasangan lembaran eternit pada bagian plafon salah satu rumah sasaran rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
Dengan memanfaatkan tangga dan penyangga sementara, para pekerja bahu-membahu mengangkat serta menempatkan lembaran eternit pada rangka plafon. Sebagian bertugas di bagian atas, sementara anggota Satgas lainnya membantu menopang material dari bawah agar proses pemasangan lebih terkendali.
Pekerjaan di bagian plafon memiliki tantangan tersendiri. Selain harus menjaga keseimbangan ketika bekerja di atas tangga, posisi kepala yang kerap mendongak membuat pekerja lebih rentan terkena debu maupun serpihan material yang berpotensi menyebabkan mata kelilipan.
Karena itu, pemasangan eternit perlu dilakukan secara hati-hati, dengan memperhatikan kekuatan pijakan, kestabilan material, serta penggunaan pelindung mata agar pekerjaan tetap aman.
Meski membutuhkan tenaga dan ketelitian, semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga terus terlihat. Setiap lembar eternit yang terpasang menjadi bagian dari proses menghadirkan rumah yang lebih rapi, nyaman, dan layak dihuni.
Bagi keluarga penerima bantuan RTLH, pekerjaan yang berlangsung sedikit demi sedikit tersebut membawa harapan besar. Rumah yang sebelumnya memerlukan perbaikan kini terus mengalami perubahan berkat kerja bersama TNI dan masyarakat.
Melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736/Batang, pembangunan tidak hanya berfokus pada jalan desa, tetapi juga menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, termasuk menghadirkan hunian yang lebih baik bagi warga yang membutuhkan.(*)

