Kliksumatera.com Muratara -SE
Terkait Beredarnya Berita Piral Diduga Pemungutan Biaya Seragam sekolah Di SMA negeri l Rupit kecamatan Rupit kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) provinsi Sumatera Selatan (Sum -sel) Indonesia yang Di lakukan oleh kepala sekolah SMA N 1 Rupit ketua Organisasi BADAI Moh Didink Arrahim meluncur kan surat laporan ke dinas pendidikan provinsi Sumatera Selatan.

Tak hanya laporan sejumlah anggota organisasi Badai akan melangsungkan Unjuk Rasa Di depan Kantor Dinas pendidikan provinsi Sumatera Selatan Indonesia apabila laporan mereka tidak di indahkan oleh pihak pihak terkait, ketua Organisasi BADAI meminta agar kepala sekolah SMA N 1 Rupit muratara agar segera di periksa karena menurut mereka dugaan pungli sangatlah tidak pantas di lakukan oleh pihak sekolah.selasa 15/6/2026
Sesuai dengan lampiran laporan ketua organisasi Badai menyerukan Bahwa mereka mendesak kepala dinas pendidikan provinsi Sumatera Selatan untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah SMA N 1 Rupit dan apabila dugaan mereka benar maka ketua organisasi Badai mintak pihak terkait segera mencopot kepala sekolah SMA N 1 Rupit,M Arif.
Mendesak kepala dinas pendidikan provinsi Sumatera Selatan mendisposisikan dan melaporkan kepala sekolah SMA negeri l Rupit A Arif beserta Bendaharanya Lis Waryamah ke inspektorat provinsi Sumatera Selatan kemudian banyak lagi tuntutan lain nya .
,”Berdasarkan temuan temuan Di lapangan kami akan segera menindaklanjuti Dugaan adanya pungli yang di lakukan Oleh beberapa oknum Di sekolah SMA N 1 Rupit muratara, karena menurut PP nomor 17 tahun 2010 tidak di benarkan bagi pihak sekolah Menengah atas untuk membebani biaya pembelian seragam sekolah kepada siswa yang di pungut Oleh sekolah itu sendiri .
,”maka dengan ini saya Moh Didink Arrahim ketua umum Badai Sum -sel telah melayang kan Surat laporan Ke Disdik provinsi Dan inspektorat provinsi agar segera menindak tegas atas kebijakan serta tindakan yang dilakukan oleh Kepsek SMA negeri l Rupit dan bendaharanya
,”Karena kebijakan yang di ambil Oleh Kepsek SMA N 1 Rupit beserta Bendaharanya itu sangatlah mencoreng Dunia pendidikan Di Indonesia husus nya Di kabupaten Musi Rawas Utara, menurut saya tak ada kata sepakat apabila berkaitan dengan hal hal yang melabrak aturan dan Hukum,”kata Moh Didink Arrahim ketua BADAI.saat di konfirmasi Lewat via WhatsApp.
Mereka berharap pemerintah kabupaten Muratara dan provinsi Sumatera Selatan agar tidak melanjutkan jabatan M . Arif lagi sebagai kepala sekolah mana pun , karena ia mengatakan Bahwa kepsek SMA N 1 Rupit Menurut informasi diduga telah ada setoran kepada pihak pihak yang berwenang untuk di Lantik sebagai kepala sekolah Di Muratara.
(JUN)

