Kebumen – Pagi itu, embun masih menggantung di pucuk rerumputan Desa Somagede. Di antara hamparan tanah yang digali perlahan, tampak prajurit Satgas TMMD Reguler ke-127 dari Kodim 0709/Kebumen bekerja tanpa lelah, menyusun dan menyambung pipa-pipa yang kelak akan mengalirkan sumber kehidupan bagi warga. Sabtu (14/02/2026).
Dengan tangan berbalut tanah dan keringat yang jatuh membasahi seragam loreng, mereka menggali, mengukur, dan memastikan setiap sambungan terpasang sempurna. Bagi mereka, ini bukan sekadar pekerjaan teknis. Ini adalah pengabdian. Ini adalah tentang menghadirkan air bersih—tentang menghadirkan harapan.
Air adalah kehidupan. Di setiap rumah yang menanti aliran pertama, ada doa yang dipanjatkan. Ada harapan ibu-ibu yang ingin anaknya tumbuh sehat. Ada harapan petani yang membutuhkan kecukupan air. Dan di balik itu semua, ada kerja tulus prajurit TNI yang menyatu bersama rakyat.
Tak hanya TNI, warga Somagede pun turut bergotong royong. Bahu membahu mereka mengangkat pipa, menimbun kembali tanah, dan saling menyemangati. Pemandangan itu menjadi potret indah kemanunggalan bahwa ketika TNI dan rakyat bersatu, tak ada yang tak mungkin diwujudkan.
Komandan Kodim 0709/Kebumen menyampaikan bahwa program pipanisasi ini merupakan bagian dari komitmen TMMD untuk membangun desa secara menyeluruh. “Kami ingin setiap tetes air yang mengalir nanti menjadi simbol bahwa negara hadir dan peduli,” ungkapnya penuh makna.
Hari itu, di bawah langit Somagede, bukan hanya pipa yang tertanam di dalam tanah. Harapan juga ikut ditanam. Dan ketika air itu kelak mengalir, ia akan membawa cerita tentang kebersamaan, tentang perjuangan, dan tentang cinta tanah air yang diwujudkan dalam kerja nyata.
Bersama rakyat, TNI kuat. Bersama TMMD, dari desa mengalir masa depan yang lebih cerah. (and)

