Kliksumatera.com, MURATARA- Terkait informasi yang berkembang sejumlah Guru PNS di Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) menuding bahwa kegiatan PGRI di Muratara diduga tidak berjalan dengan baik, mendapat tanggapan dari Ketua PGRI Muratara.
“Kalau ada permintaan kami datang, kami tetap suport. Seperti yang kemarin ada demo para guru di Musirawas kami suport lewat WhatsApp. Kita itu kalau diminta kita datang kemudian kalau ada musibah kematian kita hadir untuk santunan dari PGRI,” ujar Ketua PGRI Muratara Mugono yang sekarang menjabat sebagai Plt Kepala Dinas KB Kabupaten Muratara.
“Kalau jabatan saya sebagai Ketua PGRI ini dari tahun 2021 dan berakhir tahun 2025 dan kalau untuk biaya operasional kegiatan Ketua PGRI itu di tarik dari iuran setiap guru PNS sedangkan jumlah guru PNS yang ada di Kabupaten Muratara berjumlah 1018 guru. Tiap-tiap guru ditarik Rp 6000/bulan. Nah uang yang ditarik dari iuran gaji guru PNS melalu slip gaji sebesar Rp 6000 itu dibagi tiga. Ada untuk pusat, untuk provinsi, dan juga ada untuk PGRI Muratara dan Insya Allah di bulan Juni nanti kita ada juga acara saya minta di Muratara,” tambah Mugono.
Laporan : Junaidi
Editing : Imam Gazali

