Festival Danau Rayo II Resmi Ditutup

0
354

Kliksumatera.com, MURATARA- Kegiatan Festival Danau Rayo II di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) resmi ditutup oleh Bupati Muratara, HM. Syarif Hidayat yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Muratara, Titin Martini, Jumat (29/11/2019).

Kepala Disbudpar Kabupaten Muratara, Titin Martini mengatakan sebagaimana diketahui bahwa kegiatan Festival Danau Rayo II telah berlangsung dari tanggal 26 sampai dengan tanggal 29 November 2019. “Masyarakat sudah merasakan dan sudah dapat hadir bersama kami dengan berbagai kegiatan mulai pentas kesenian, teater, gitar tunggal maupun lomba bidar yang pesertanya ada ibu ibu. Saya sangat bangga ibu-ibu hadir dalam mendayung dengan tenaga yang luar biasa, untuk tahun depan ibu ibu tentunya lebih banyak lagi. Sekarang baru dua tim dan pada tahun depan akan lebih banyak lagi. Saya ucapkan selamat untuk ibu ibunya dalam berpartisipasi mengikuti lomba bidar,” katanya.

Selanjutnya, dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala OPD, para pejabat Pemkab Muratara yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Festival Danau Rayo.

“Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Polres Muratara mulai H-2 sudah aktif di lokasi kegiatan Festival Danau Rayo di Desa Sungai Jernih ini, begitu juga dari Polsek Rupit yang telah banyak berpartisipasi pada kegaiatan ini sampai dengan akhir tanggal 29 september 2019,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Kepala Disbudpar Muratara juga mengucapkan terima kasih kepada tim kesenian yang telah banyak berbuat, yang telah capek siang dan malam bekerja untuk menyukseskan kegiatan Festival Danau Rayo II ini.

“Terima kasih juga saya sampaikan kepada Pol PP yang telah bekerjasama dengan Polres dan Polsek untuk pengamanan berlangsungnya kegiatan Festival Danau Rayo. Alhamdulillah syukur sampai dengan saat ini kita berjalan lancar dan sukses,” cetusnya.

Titin Martini berharap pada tahun depan Pemkab Muratara akan melaksanakan kegiatan yang sama dan akan lebih sukses lagi, akan lebih wah, akan lebih spektakuler, sehingga masyarakat yang tadinya belum tahu ada kegiatan semacam ini akan berduyun-duyun menuju lokasi ini.

Menurutnya kegiatan ini untuk masyarakat maka manfaatnya pun untuk masyarakat. ”Contohnya pembangunan di sini akan ditambah oleh Pak Bupati. Pada tahun 2020 beliau akan membangun lagi fasilitas yang ada di Danau Rayo. Kemudian manfaat juga bagi masyakat di sini adalah ekonomi akan terbangunkan karena kita lihat kiri kanan sudah banyak yang berjualan. Berarti pendapatan dari masyarakat kita akan bertambah walaupun kegiatan kita berlangsung selama empat hari. Nah untuk ke depan mungkin kita akan tambahkan harinya dengan berbagai kegiatan dan kegiatan ini akan lebih ramai lagi,” ungkapnya.

Tidak hanya itu Kepala Disbudpar Muratara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Desa (Kades) Sungai Jernih, Kades Karang Waru, Kades Karang Anyar yang telah berpartisipasi baik dari segi pengamanan maupun dalam hal kegiatan yang digelar.
“Untuk ke depan kami berharap akan kita tingkatkan kembali. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Komunitas Danau Rayo karna dengan gigih dan kerasnya sehingga pelaksaan lomba bidar terlaksana dengan baik dan sudah mendapat hadiah yang sudah kita sampaikan. Tak lupa kami ucapkan juga kepada masyarakat semua yang telah tertib mengikuti semua kegiatan kegiatan pada festival ini dengan bergembira,” ucapnya lagi.

Lebih lanjut Titin Martini menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila dalam pelaksanaan selama empat hari ini mungkin ada yang kurang memuaskan bagi masyarakat,  yang mungkin ada kekurangan di sana-sini dan tentunya fasilitas di sini masih sangat minim.

“Mari masyarakat, kita sebarkan semua informasi tentang Danau Rayo ini baik melalui Medsos maupun dengan cara lain bahwa kita memiliki wisata yang sangat menarik dan juga punya waduk wisata yang punya potensial sehingga kita akan mendapatkan pengunjung lebih banyak lagi yang datang ke lokasi kita,” ajaknya.

Ia menuturkan sebagaimana informasi sebelumnya bahwa lokasi Danau Rayo ini sudah dikunjungi wisatawan dari luar daerah Muratara seperti dari Curup, Bengkulu bahkan dari Jakarta.

“Berbangga lah kita memiliki Danau Rayo ini karena sudah banyak terkenal, apalagi dari tetangga kita seperti Lubuklinggau, Musi Rawas yang sudah banyak ke sini. Mudah-mudahan atas dukungan dari masyarakat akan kita bangun lagi untuk memenuhi fasilitas-fasilitas yang ada di Danau Rayo ini,” tuturnya.

”Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin Festival Danau Rayo II tahun 2019 dengan ini resmi kami nyatakan ditutup. Selamat berjumpa kembali pada Festival Danau Rayo III tahun depan,” tandasnya.

Laporan          : Junaidi
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here