Kliksumatera.com, PALEMBANG – Gebyar musik keroncong melayu Palembang yang digelar di pelataran depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) pada Minggu, 15 Juni 2026, berlangsung meriah dan sukses menyedot perhatian pencinta musik keroncong di Sumatera Selatan.
Acara tersebut menghadirkan maestro keroncong nasional Sundari Soekotjo bersama penggiat musik keroncong asal Palembang, Lis Fersida Emping. Tampil pula penyanyi keroncong muda Daffa Alit, serta para musisi pengiring seperti pemain biola Liliek Jasqee, Zulfikri dari Palembang, Agus Subagya, Rudy Jo dari Singapura, dan Khansah dari Palembang.
Kemeriahan acara semakin terasa saat Lis Fersida Emping naik panggung dan membawakan sejumlah lagu keroncong melayu khas Sumatera Selatan. Penampilan Lis mendapat apresiasi antusias dari para penonton yang memadati pelataran museum.
“Hadirnya Ibu Sundari Soekotjo membuat acara semakin meriah. Beliau adalah inspirasi bagi kami para penggiat keroncong,” ujar Lis Fersida Emping saat ditemui di lokasi kegiatan, Senin (15/6/2026).
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dana dari program Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan. Lis Fersida Emping menyampaikan bahwa program tersebut menjadi dorongan penting bagi pelestarian musik keroncong melayu di Palembang.
Acara turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, serta perwakilan Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kebudayaan Kota Palembang. Sejumlah undangan dari Jakarta juga tampak hadir memeriahkan gelaran budaya tersebut.
“Semoga tahun depan acaranya bisa digelar lebih meriah lagi,” harap salah seorang penonton pecinta lagu-lagu keroncong yang hadir.
Gebyar musik keroncong melayu ini menjadi bukti antusiasme masyarakat dalam menjaga dan merawat warisan musik tradisional, sekaligus menjadi ruang silaturahmi para pelaku seni dan penikmat keroncong di Sumatera Selatan.(ef)

