Ibu Nur Hasanah Dengan Gubuk Riotnya Perlu Perhatian Pemerintah

0
345

KlikSumatera.com, Way Kanan Lampung – Fakta miris ditemukan Satu keluarga di Kampung desa Tanjung Bulan, Kecamatan Kasui  terpaksa memasak makanan seadanya dan tinggal Di gubuk riot hanya berdinding kan Bambu dan dan lantainya langsung beralaskan tanah, karena himpitan ekonomi.

Informasi ini awalnya dikabarkan seorang Bapak Bahtiar warga desa tanjung bulan saat melintas dan  mengecek lokasi. Betapa kagetnya dan perihatin ketika melihat keluarga itu dengan kondisi keadaan Di dalam rumah yang tampak Riot,  kumuh,  diding rumahnyapun terbuat dari bambu (pelupuh. Red) tampak jarang tembus dari tiupan angin juga atap rumah penuh bocor bila hujan,  memasak makanan seadanya yang diakui sebagai hasil dari upahan harian lepas dari kebon warga sekitar.

“Mereka tinggal di sebuah rumah yang berada di tengah kebon , posisinya sekitar 500 meter dari perkampungan warga Kondisi rumahnya sangat memprihatinkan, hanya berukuran 3 X 5 meter saja, saat kita periksa dapur keluarga ini sedang tidak memasak, minggu  (24/2/2019).”ujar Bahtiar.

Gubuk Riot ini hanya menumpang Di lahan kebon milik tetangganya, di huni oleh satu keluarga yaitu Ibu Nur Hasanah  (45) bersama dua putranya Edi (25) Harmoko (20) dan putrinya Aminah (14) anak dan ibu ini tinggal bersama di Rw 2 / Rt 2 desa Tanjung Bulan Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan Lampung. Diketahui keduanya mencari napkah hanya mengandalkan sebagai buruh harian lepas dan bekerja serabutan dalam keseharianya.

Dihubungi terpisah, Jamatu Salbani tokoh pemuda desa tanjung bulan juga sebagai pemerhati lingkungan membenarkan kondisi prihatin warga tersebut. Menurutnya keadaan keluarga Nurhasanah memang sangat memprihatinkan kondisi ekonominya,  entah apa sebabnya kami selaku warga desa tanjung bulan.” katanya.

Jamatu Salbani mengatakan,  akan berusaha nanti mendorong agar pihak pemerintah Desa maupun pemkab Kabupaten Way Kanan akan mengambil tindakan untuk membantu warga masyarakatnya yang tidak mampu dan mencari kan solusinya agar ada penghasilan guna memenuhi kebutuhan dalam keseharianya.”pungkasnya jamatu.(Paisal.) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here