Kliksumatera.com, BANYUASIN— Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya anggotanya, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Banyuasin menyelenggarakan kegiatan pembinaan organisasi ke Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Suak Tapeh.
Kegiatan yang diikuti kurang lebih 40 orang perwakilan Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Suak Tapeh ini dilangsungkan di halaman Kantor Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Jumat (23/10). Dengan narasumber Kepala DP2KBP3A Kabupaten Banyuasin, Yosi Zartini.
Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi S.Ag MSi, selaku Koordinator Kecamatan pada kesempatan tersebut dalam sambutannya berharap dengan terbentuknya organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) istri – istri dari pegawai negeri (PNS) bisa membantu Bupati Banyuasin untuk mewujudkan 7 Program Bupati.
“Perlu diketahui bahwa organisasi DWP ini bukan politik dan diharapkan peran dari DWP ini dapat membantu 7 program Bupati Banyuasin yakni Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera,” kata Camat Sashadiman Ralibi, saat memberikan sambutannya pada acara tersebut.
Menurut Camat Sashadiman Ralibi bahwa cara ini untuk penyegaran kembali Dharma Wanita Persatuan di Kecamatan Suak Tapeh, karena Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Suak Tapeh selama ini mati suri, sedangkan fungsi dan peran Dhramawanita Persatuan sangatlah penting karena ini mengkaryakan ibu – Ibu istri PNS.
Lebih lanjut dikatakan Camat Sashadiman, bahwa ntuk memberikan pencerahan kepada perempuan terutama membangun dibidang pisik maupun sosial dan bidang keagamaan, guna meningkatkan kesejahteraan dalam bermasyarakat.
“Mudah-mudahan dengan adanya organisasi Dharma Wanita Persatuan di Kecamatan Suak Tapeh ini, para perempuan dari istri–istrinya PNS bisa bersinergi dalam melakukan kegiatan baik di tingkat Kecamatan maupun di tingkat kelurahan dan tingkat desa,” imbuhnya.
Camat Sashadiman Ralibi di kesempatan itu juga mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pengurus DWP Kabupaten Banyuasin dalam rangka pembinaan organisasi di Kecamatan Suak Tapeh. “Kegiatan DWP itu tak lain adalah demi kepentingan dan pengembangan SDM pengurus dan anggota DWP di tingkat kecamatan,” katanya.
Untuk itu selaku koordinator DWP Kecamatan Suak Tapeh, Sashadiman Ralibi berharap peran aktif pengurus maupun anggota DWP Kecamatan Suak Tapeh dalam mengikuti kegiatan pembinaan organisasi demi potensi organisasi ke depan.
Camat Sas sapaan akrabnya berharap kepada DWP Kecamatan Suak Tapeh untuk dapat menciptakan banyak program dan inovasi sesuai bidangnya masing–masing. ”Istri–istri PNS yang tergabung dalam organisasi DWP harus memiliki banyak program inovasi. Jika inovasi ini benar – benar digalakkan, semuanya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dirinya juga berharap ibu – ibu dari Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Suak Tapeh harus aktif untuk melangsungkan kegiatan organisasi ini untuk bersilaturahmi kepada masyarakat dan merangkul para wanita yang ada di desa – desa dengan bersama – sama melakukan kegiatan dalam bentuk bercocok tanam.
Sementara Ketua DWP Kabupaten Banyuasin Hj. Hamida Senen, dalam penyampaiannya menyebut, bahwa sebagai organisasi kemasyarakatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang beranggota istri- istri pejabat antarsesama bukan hanya dituntut untuk menonton keberhasilan tetapi kami juga akan menjadi motor penggerak bagi organisasi-organisasi.
Hal tersebut lanjut dia, sesuai dengan tuntunan perkembangan zaman, Dharma Wanita Persatuan harus bisa melakukan kemitraan kerjasama yang lain dengan pemerintah maupun dengan swasta demi kemajuan zaman.
Menurut dia, dalam kegiatan pembinaan organisasi ini, disosialisasikan tentang pedoman tata persuratan dan tata kearsipan, serta pedoman keuangan. Pedoman pelaksanaan program kerja dan Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Dharma Wanita Persatuan juga tidak ketinggalan untuk disosialisasikan.
“Melalui kegiatan ini kami mengharapkan seluruh anggota DWP di Kecamatan Siak Tapeh paham mengenai tertib administrasi. Karena dengan mengikuti pembinaan organisasi ini, tupoksi masing-masing bidang akan semakin jelas, dan kesadaran untuk berorganisasi akan meningkat,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut dia, ke depan Ibu – ibu Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Suak Tapeh ini diharapkan dapat berpartisipasi aktif di setiap pertemuan dan selalu mendukung program DWP Kabupaten Banyuasin, dan mengaktifkan pertemuan anggota di unsur pelaksana masing – masing.
Dengan demikian tercipta hubungan kekeluargaan yang baik, sehingga kualitas wawasan dan pengetahuan anggota akan menjadi lebih baik melalui program -program kemasyarakatan yang diikuti. Ini adalah upaya mewujudkan masyarakat sejahtera,” jelasnya.
Kepala DP2KBP3A Banyuasin Yosi Zartini yang bertindak selaku nara sumber di kesempatan itu menjelaskan seputar organisasi DWP. ”Hingga hari ini Dharma Wanita belum bisa melepaskan diri dari citra domestifikasi dan depolitisasi perempuan. Isu-isu yang sensitif dan aktual (misal: kekerasan terhadap perempuan) tak digarap serius, program kerja pun masih berkutat di ranah kerumahtanggaan. Eksistensi organisasi yang diprakarsai oleh Tien Soeharto ini tentu relevan di zaman Orba. Tapi bagaimana untuk hari ini dan ke depannya,” ujar Yosi.
Hadir pada acara ini, Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si, selaku Koordinator Kecamatan, Ketua DWP Kabupaten Banyuasin Hj. Hamidah Senen, Kepala DP2KBP3A Banyuasin Yosi Zartini selaku narasumber, Penasehat DWP Kecamatan Suak Tapeh Siti Aisyah Sashadiman, S.Pd, Ketua DWP Kecamatan DWP Kecamatan Suak Tapeh.
Laporan : Herwanto
Editor/Posting : Imam Ghazali

