Kodim 0430 Banyuasin Siapkan 110 Personil Siap Padamkan Karhutla Titik Rawan Api

0
407

Kliksumatera.com, BANYUASIN-Menyikapi kejadian bencana alam yang menimbulkan asap yang tebal yang berpengaruh kesehatan masyarakat terutama anak kecil, Komando Distrik Militer (Kodim) 0430/ Banyuasin menyiapkan 110 personil dari tim gabungan untuk disiagakan mengatasi persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Tim ini terdiri dari TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api.

Mereka bakal ditempatkan di sepuluh posko kesiapsiagaan di lokasi titik-titik rawan kebakaran. Posko ini dilengkapi dengan fasilitas pemadam serta personil siaga ketika kebakaran terjadi.

“Posko diisi oleh pasukan gabungan, serta dilengkapi berbagai peralatan pemadaman seperti tangki air dan alat pemadam manual,” ujar Komandan Kodim 0430 Banyuasin, Letkol Arh H Alfian Amran, ST MM, didamping Kasi OP, Kapten Inf. Supriyanto dan Tim unit Intel Serma Fahrudin sela-sela kesibukan Kesiapsiagaan di Kantor Kodim jalan Perkantoran sekojo Kabupaten Banyuasn, Kamis (19/9/2019).

Sebelumnya kita juga telah melaksanakan doa bersama secara serentak di beberapa wilayah didalam teritorial kita, dan kita juga sudah perintahkan para Danramil untuk melaksanakan kegiatan yang sama, yaitu salat minta hujan (istisqa) di setiap desa oleh babinsa.
‘’Upaya secara fisik kita memiliki sepuluh posko Karhutla untuk membantu pemerintah daerah, mengatasi rawan kebakaran lahan dan hutan, yang dibantu pihak kepolisian, BPBD, Manggala Agni, masyarakat peduli api. Harapan kita membantu pemerintah daerah, sebagai stakeholder yang paling terdepan itu mengerti bahwa kita membatu supot tenaga, bukan kita yang menjadi yang paling pokok di sini. Yang utama itu upaya kita,” paparnya.

Kita pihaknya memberikan imbauan kepada pihak perusahaan–perusahaan perkebunan agar peduli tentang bagaimana bahayanya Karhutla itu. Di samping menurunnya produktivitas hasil perkebunan juga berbahaya untuk masyarakat sekitarnya terutama asapnya.

‘’Alhamdulillah perusahaan–perusahaan yang ada di Banyuasin ini banyak yang peduli,“ jelasnya.

Sementara ini, Posko Karhutla Kodim 0430 Banyuasin, selalu stand by terkait penanganan masalah Karhutlah dan diperkuat tambahan personil dari Korem Gapo dan Kodam II/ Sriwijaya.

Kepala BPBD Banyuasin, Ir Alpian MM, mengatakan bahwa dari BPBD personilnya juga untuk bersiaga di posko –posko yang telah ditunjuk, untuk melaksanakan tugas selalu berkoordinasi antarposko-posko instansi terkait, camat, kades, lurah untuk mengetahui lokasi karhutla, Personil yang berjaga juga dibekali teknologi pemantau hot spot.

Aplikasi ini memudahkan petugas bergerak lebih dini ketika api mulai terlihat. “Selain siaga terhadap kebakaran, personil juga bakal menosialisasikan kepada warga setempat atau petani agar tak membakar lahan untuk keperluan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar SIk, menambahkan agar semua pihak menahan diri untuk tak membakar lahan, kendati wilayah tersebut milik pribadi.

Bencana Karhutla telah menjadi isu nasional. Pihaknya pun telah diminta oleh Kapolri segera menindak tegas pelaku pembakar lahan. Untuk saat ini sudah 3 orang tersangka yang kita proses di Polres Banyuasin.

“Sanksi Karhutla sangat berat, pelaku akan mendekam di balik jeruji selama 10 tahun serta denda yang harus dibayarkan mencapai Rp 10 miliar,” pungkasnya.

Laporan : Wanto
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here