Kliksumatera.com, PALEMBANG- Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan melakukan Inspeksi mendadak ke Rumah Sakit (RS) Siloam pada Kamis (16/1/) lalu.

Kunjungan kerja yang dipimpin langsung oleh Muhammad F. Ridho, ST itu beranggotakan antara lain: MM, M. Hasbi Asadiki, S.Sos., MM, Nasrul Halim, SH, Nadia Basyir, SE, H. David Hadrianto Aljufri, SH, Ir. H. Zulfikri Kadir, Hj. Meli Mustika, SE., MM, Maliono, SH, Efrans Effendi, SH,:Ir. Holda, M.Si, M. Oktafiansyah, ST., MM, Dr. Ir. H. Syamsul Bahri, MM, H. Nopianto, S.Sos., MM, H. M. Subhan, SE, H. Askweni, S.Pd, Junaidi, SE, dan Rudi Hartono.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan M.F.Ridho.ST. MT mengatakan bahwa kunjungan kerja atau inspeksi ini guna menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap lingkungan.
”Yang kami lihat adalah pengelolaan limbah Rumah Sakit Siloam ini dikarenakan kita sering mendapat laporan dari masyarakat adalah dampak bau yang kurang sedap. Karena rumah sakit ini sangat strategis dikarenakan berada di pusat bisnis, pusat belanja, kuliner, hotel serta perkantoran jangan sampai dirasakan tetapi berdampak pada kesehatan. Seperti halnya bau yang tidak sedap, limbah B3 yang sangat membahayakan yaitu seperti limbah infeksius, adanya bakteri yang tidak bagus seperti virus yang menyebabkan penyakit,” ujarnya.

Apabila tidak kita pastikan dan tidak kita cek ke lapangan bagaimana kita tahu sistem pengelolaannya, makanya kita ajak dari DLHP Sumsel dan DLHK Kota Palembang. Yang gunanya baik secara teknis agar dapat kita pastikan bahwa masyarakat yang berada di rumah sakit ini bisa nyaman dan aman termasuk pengunjung mall dan rumah sakit ini baik keluarga kita sering berkunjung ke Kawasan PS Mall ini dan dapat kita pastikan bahwa baik makanan di sini aman dengan sistem pengelolaan limbah cair, limbah padat, yang termasuk limbah berbahaya yang dikenal istilah limbah B3 kita ingin berjalan sesuai aturan.
Ridho menegaskan bahwa apabila nanti ditemukan pelanggaran tentunya akan ada tindak lanjut dari hasil ini dikarenakan kita belum mengetahui hasilnya.
Gunanya kita melakukan inspeksi ini agar tidak terjadi pelanggaran namun kita ingin mencari solusi bagaimana tingkat kenyamanan apabila ada pengunjung yang datang kemudian menimbulkan bau kurang sedap tentunya ini akan berdampak ketidaknyamanan pengunjung di sini artinya ini akan mempengaruhi turunnya pengunjung yang datang ke sini apalagi untuk makan minum di sini.
Maka dari itu kita memberikan masukan supaya yang bau ini agar segera diatasi sehingga tidak ada lagi polusi udara yang menimbulkan bau tersebut.
Sedangkan untuk laporan monitoring ini sendiri kita pastikan bahwa OPD terkait dapat melaporkan kepada kita khususnya Komisi IV DPRD Sumsel yang berdasarkan hasil dari lapangan.
Ridho juga menjelaskan bahwa sidak yang dilakukan Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan bertujuan untuk mensinkronisasikan dengan data yang dimiliki apakah sudah sesuai dengan hasil cek kita di lapangan.
Ridho mengimbau kepada perusahaan yang ada di Provinsi Sumatera Selatan melalui kunjungan inspeksi ini kita memang sangat mengharapkan perusahaan- perusahaan yang memproduksi limbah khususnya limbah B3 agar taat pada aturan serta taat kepada teknis pengelolaan nya sehingga tidak mencemari lingkungan dan mengganggu lingkungan yang dapat merusak kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang Alex Fernandus S.sos melalui Henny Kurniawati Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang terkait kontroling yang dilakukan oleh Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan mengatakan bahwa Rumah Sakit Siloam sendiri secara berkala sudah melaporkan keadaan limbahnya ke DLHK Kota Palembang secara triwulan. ”Kemudian untuk sampling juga DLHK Kota Palembang melakukan cross check ke lapangan. Jadi, khusus untuk laporan memang rutin dilaporkan ke kami,” jelasnya.
Sedangkan untuk amdal sendiri ini sudah ada pada tahun 2012 memang masih satu dokumen dengan Kawasan PS Mall ini.
Berdasarkan amanat Undang undang nomor 32 tahun 2009 karena ini satu pemilik dengan Kawasan ini jadi Amdal Siloam bisa digabung satu dokumen karena satu kepemilikan. ”Artinya, karena masih satu owner bisa tetap satu amdal,” tegasnya.
Sementara itu Sekretaris DLHP Provinsi Sumatera Selatan Harison Bambang mengomentari tentang izin Amdal Siloam mengatakan bahwa untuk izin Amdal pihaknya akan berkoordinasi dengan DLHK Kota Palembang. ”Setiap tahun kita lakukan pengawasan rutinitas dengan berkoordinasi bersama DLHK Kota Palembang terkait dengan amanat undang undang Nomor 32 Tahun 2009,” cetusnya.
Direktur RS Siloam Sriwijaya dr. Bona Fernando terkait kunjungan yang dilakukan oleh Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan mengatakan sangat apresiasi sekali. ”Karena kami sangat memperhatikan sekali masalah limbah semampu kami berusaha untuk tidak mencemari lingkungan sekitar kita. Karena rumah sakit ini berada di pusat kegiatan bisnis karena itu kami ingin menjaga mutu limbah kami ini sesuai dengan regulasi yang ada, baik mutu dari rumah sakit maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan apabila ada beberapa rekomendasi pihaknya siap akan melakukan dan mematuhi rekomendasi tersebut. Sedangkan untuk laporan monitoring pihaknya sudah melaporkan secara berkala kepada DLHK Kota Palembang dan Kantor Pusat Siloam.
Seperti halnya yang disampaikan oleh Anggota DPRD Sumsel tadi terkait masalah bau dan sampah pasti kami akan usahakan jaga seperti misalnya mesin-mesin itu jangan sampai rusak.
Mesin tersebut masih ada tiga seperti yang disampaikan oleh Anggota DPRD Sumsel tadi harus ditambah 4 akan kami upayakan. ”Kemudian untuk masalah sampah karena kami bekerja sama dengan pihak Mall tentunya akan kami koordinasikan hal tersebut sebisa mungkin jangan sampai menumpuk lagi. Kami harapkan dengan adanya kunjungan kerja seperti ini dapat menimbulkan feedback baik dari masyarakat langsung maupun DPRD Sumsel, akan kita tampung dan sangat senang dengan kunjungan seperti ini sehingga dapat bekerja lebih baik lagi ke depannya,” tandasnya. (Adv/Andrean)

