Lima Desa Terisolir Akibat Jembatan Penghubung Lahat-Muara Enim Putus

0
574

Kliksumatera.com, LAHAT –  Jalan Lintas dari Simpang Asam Kota Agung Menuju  Simpang Meo Pulau Panggung Kabupaten Muara Enim hingga kini belum Bisa dilewati akibat Jembatan Penghubung Jalan Lintas Kabupaten Lahat – Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan putus total akibat banjir bandang. Tepatnya di Desa Keban Agung Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat, Senin (30/12). Bahkan hingga kini pun setidaknya ada lima desa yang terisolir.

Pantauan Kliksumatera.com di lokasi kejadian, ambruknya jembatan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB yang disebabkan oleh derasnya luapan air Sungai Mulak karena derasnya hujan pada Minggu malam pukul 20.00 WIB.

Dadi Afrizon kades setempat mengatakan saat itu kurang lebih pada pukul sekira pukul 02.00 WIB dini hari, aliran Sungai Mulak meningkat karena hujan lebat dari sore hingga pagi harinya. “Sedangkan jembatan penghubung Kabupaten Lahat – Kabupaten Muara Enim Kecamatan Pulau Panggung menuju Simpang Meo putus total sepanjang sekira 30 meter dan Jalan Lintas ini adalah jalan dari simpang Asam menuju  Kota Agung yang tembus ke Simpang Meo Muara Enim, dan ini Jalan Provinsi,” ujarnya, Senin saat berada di loaksi.

Camat Mulak Ulu Sumarno,  di lokasi mengatakan, kejadian ini sekira pukul 05.00 WIB. ”Panjang  jembatan sekira 30 meter untuk  penghubung Kabupaten Muara Enim – Kabupaten Lahat . Dan ini adalah satu-satunya akses jalan penghubung dua kabupaten dan kecamatan,” tegasnya.

Sumarno juga menjelaskan,  setidaknya ada lima desa  yang terisolir. Yaitu Desa Lesung Batu, Air Puar, Pajar Bulan, Mengkenang, dan Desa Lawang Agung di Kecamatan Mulak Ulu. Untungnya saat ini anak-anak Sekolah SMA dan SMP lagi pada Libur. Kalau tidak pasti berdampak sebab jembatan tersebut adalah Jalan Provinsi Sungai Mulak di Mulak Ulu.

Sementara Bupati Lahat H. Cik Ujang,  bersama Wakil Bupati H. Hariayanto,  dan Dandim 0405 Lahat Letkol Kav Sungudi SH MH tinjau ke lokasi Jambatan Sungai Mulak Ulu di Kecamatan Mulak. ”Ini Jalan Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Lahat akan secepatnya Koordinasi dengan Balai Besar Sungai Wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Diharapkan pihak Balai Sungai secepatnya bersama PUPR melakukan gerak cepat setidaknya untuk membuat jembatan darurat,” tandas Bupati Cik Ujang di lokasi.

Laporan          : Faisal/Novita
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here