Menang Bagus, Kencang Arus PDIP Usung Kader Bertarung Merahkan Lampung

0
240

Kliksumatera.com, BANDARLAMPUNG – Sukses gelaran konsolidasi politik-organisasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lampung, Konfercab-Konferda V PDIP Lampung 2019, Hotel Novotel, Bandarlampung, Sabtu (13/7/2019), jadi bagian bekal awal partai politik (parpol) penguasa (the ruling party) ini dalam proses konsolidasi politik kepemimpinan nasional pemerintahan baru Joko Widodo – Ma’ruf Amin produk politik Pemilu 2019 dan program pemenangan kontestasi politik elektoral pilkada serentak 2020.

Di tingkatan provinsi, selain proses konsolidasi transisi komposisi calon anggota legislatif (caleg) terpilih produk Pemilu Legislatif 2019 berdasarkan Penetapan Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilu 2019 usai Rapat Pleno Terbuka KPU di Jakarta, 21 Mei 2019, seperti parpol pemilik kursi parlemen lainnya PDIP Lampung juga sekaligus dihadapkan pada tantangan ekspresif pilkada serentak 8 kabupaten/kota.

Berdasarkan data KPU, sesuai akhir masa jabatan (AMJ)-nya, berturut-turut Lampung Selatan (AMJ 6 Juni 2015), Metro (AMJ 20 Agustus 2015), Way Kanan (AMJ 23 Agustus 2015), Lampung Timur (AMJ 2 September 2015), Pesawaran (AMJ 20 September 2015), Bandarlampung (AMJ 15 September 2015), Lampung Tengah (AMJ 12 November 2015), dan Pesisir Barat (AMJ 17 Februari 2016).

Dimana, ke-8 daerah turut menyejarah jadi bagian penyelenggaraan pilkada serentak terbesar pertama di dunia, 9 Desember 2016. Dan, akan berlanjut mengacu timeline tahapan program dan jadwal pelaksanaan dari KPU, pada gelaran serupa 210 daerah provinsi, kabupaten, dan kota, 23 September 2019 mendatang.

Mengingatkan, kedelapannya masuk bagian pilkada 8 provinsi, 170 kabupaten dan 26 kota sepanjang 2015, dan bagian pilkada serentak gelombang pertama untuk 9 provinsi, 224 kabupaten dan 36 kota yang kepala daerah dan wakil kepala daerahnya memasuki AMJ pada 2020 dan semester pertama 2021.

Adapun pengamatan gerak dinamis bursa bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di tubuh PDIP, kecondongan kuat untuk menjagokan kader internal partai sesuai harapan jenjang struktural dan arus bawah, sejauh ini membuatnya masih disesaki nama-nama beken kader banteng.

Dicuplik dari berbagai sumber, di Lampung Selatan nama (kini mantan) Ketua DPC PDIP yang juga Ketua DPRD setempat Hendry Rosadi menempel ketat mantan sekretaris (kini ketua) DPC PDIP yang kini juga Plt bupati Bumi Khagom Mufakat itu, Nanang Ermanto, sebagai nama kuat.

Sebagai ketua 2019-2024, Nanang, mantan anggota DPRD dan wakil bupati Lampung Selatan ini didampingi sekretaris Khairil Adha dan bendahara Defri Rona.

Di Bumi Sai Wawai Kota Metro, secara internal popularitas Ketua DPRD, dan kini Ketua DPC PDIP Anna Morinda, secara internal belum tertandingi. Lima tahun ke depan, Anna didampingi sekretaris Ria Hartini dan bendahara Ancilla Hernani.

Di Bumi Ramik Ragom Way Kanan, usai kejayaan Bustami Zainudin agaknya PDIP masih sulit kejar target saingi popularitas bakal petahana Raden Adipati Surya. Ini tantangan khusus Ketua DPC PDIP Waykanan Danuri, sekretaris Hamdani dan bendahara Omang Trawang yang baru dikukuhkan Sabtu kemarin.

Dari Lampung Timur, nama tenar Ketua DPRD Ali Johan Arif dan mantan ketua DPRD kini anggota DPRD Lampung Ketut Erawan, ketat bersaing dan erat bersanding. Ali Johan juga baru terpilih kembali mengetuai DPC PDIP Bumei Tuwah Bepadan, bersama sekretaris Andi Yuda dan bendahara Supardi.

Di Bumi Andan Jejama Pesawaran, kuat beredar duet petahana, Bupati Dendi Ramadhona dan Wakil Bupati Eriawan akan berlanjut meneguhkan kepemimpinan Dermawan jilid dua.

Sinyal tersebut kencang dari ritme apik Ketua DPC PDIP setempat M Nasir yang baru saja dikukuhkan didampingi sekretaris Sucipto dan bendahara Yunita. Terbetik kabar, Ketua DPRD Pesawaran ini baru akan bersilkap maju pilkada jika sang bupati jadi ‘lompat pagar’ bertarung di pilkada Lampung Selatan.

Dari Kota Bandarlampung, Ketua DPRD yang juga Ketua DPC PDIP Kota Tapis Berseri Wiyadi SP bersama anggota DPRD Lampung Eva Dwiana, santer. Kabinet Wiyadi, sekretaris Melinda dan bendahara Jares Mogni, diprediksi bakal ketat kerja jaring empat nama yang telah beredar masuk bursa.

Di dapil padat, Lampung Tengah, Ketua DPC PDIP sekaligus bupati kabupaten Beguwai Jejamo Wawai itu, Lukman Djoyosoemarto diduga tiada tanding.
Dalam Konfercab V, hingga 2024 Lukman didampingi sekretaris Agus Hamid dan bendahara Wayan Eka.

Terakhir, fenomena menarik terjadi di internal DPC PDIP Pesisir Barat. Roda organisasi pascaenggan maju dan dipilih kembali ketua DPC lama, KRT Oking Ganda Mihardja, mengantar kabinet baru berkomposisi Ketua DPC Pieter, sekretaris Sri Suyati dan bendahara Elty Yunani.

Per kandidasi, baik Oking, Pieter maupun Elty Yunani kencang arus bakal meramaikan bursa kandidat orang nomor satu dan nomor dua di Bumi Helauni Kibaghong itu.

Pesan kuat agar PDIP mengusung kader internal partai dalam pilkada serentak 2020, diantaranya disuarakan langsung oleh Ketua DPD PDIP Lampung Sudin dalam Konfercab-Konferda V PDIP Lampung kemarin.

“Saya harapkan, tolong permohonan saya disampaikan ke DPP PDIP agar delapan pilkada serentak nanti (kita mengusung) kader-kader kita sendiri. Lebih baik kita gotong royong kader kita maju pilkada,” kata Sudin usai terpilih, dalam konferensi yang pembukaannya antara lain dihadiri oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Lampung Supriyadi Hamzah dan Sekretaris DPW PKB Lampung Hidir Ibrahim itu.

Laporan : Muzzamil
Posting : M. Riduan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here