Kliksumatera.com, PALEMBANG- Pascamusibah kebakaran yang dialami 23 Kepala Keluarga (KK) di Jalan KHA Ahmad Dahlan Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil samping Pasar Gubah dan Mess Garuda RT 35/36, menuai simpati sejumlah kalangan/pihak untuk memberikan bantuan.

Puluhan ormas dan orpol, bahkan beragam komunitas pun turun membantu, baik dalam bentuk material maupun immaterial. Tanpa terkecuali Presiden RI Jokowi dan Gubernur Sumsel Herman Deru pun turut menggelontorkan bantuan. Begitu juga dengan Keluarga Besar Alumni SMAN 1 88 Palembang yang tergabung dalam Kasmatu 88 pun tak mau ketinggalan untuk sekedar memperingan para ahli musibah akibat kebakaran tersebut.

Jika Presiden membantu sembako, dan Gubernur Sumsel selain sembako juga menambahnya dengan uang untuk menyewa rumah dengan besaran nominal Rp 1,5 juta/KK (tapi baru diterima 1 perwakilan KK saja, sementara 22 KK lainnya belum terealisasi), maka Kasmatu 88 pun turut membantu dengan belasan karung beras @ 5 kg.
Khusus untuk Kasmatu, bantuan diberikan Ketua Kasmatu 88 H. Kanoviardi atau H. Ujang didampingi Irwan Yancik melalui anggotanya Imam Ghazali. Bantuan beras itu diterima langsung oleh Ketua RT setempat didampingi Ike (33) yang juga alumni SMAN 1 Angkatan 2005.
Ike mewakili Ketua Panitia Posko Bantuan Korban Kebakaran mengucapkan terima kasihnya atas perhatian para ”Kakak Kelas” yang tergabung dalam Kasmatu 88. ”Semoga berkah dan bantuan ini kami terima, mohon doanya juga agar para korban kebakaran ini dapat tabah menerima cobaan di tengah Pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.
Dari data yang ada, tak hanya Presiden RI dan Gubernur Sumsel saja yang telah membantu para korban. Tapi masih ada puluhan organisasi, instansi, dan komunitas, serta pribadi-pribadi, termasuk juga Parpol PKS Palembang, Wawako Palembang, dan Partai Demokrat Sumsel yang memberikan bantuan. Baik berupa sembako, uang saku, hingga pakaian layak pakai.
”Semua bantuan ini nantinya akan kami salurkan kepada 23 KK yang mendiami 18 rumah yang hangus terbakar atau sekitar 105 jiwa. Alhamdulillah, semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Bapak/Ibu, Kakak, dan Saudara-Saudara yang lain dengan balasan yang berlimpat ganda lagi, aamiin,” tandas Ike.
Dari pantauan Kliksumatera.com di lapangan Jumat (29/1/21) pagi, kecilnya lokasi panitia, menjadikan para pemberi harus antre untuk menyampaikan barang yang akan diberikan. Meski demikian, semua bantuan yang diterima dicatat secara rapi oleh para panitia. ”Makanya kami ingat Pak, kalau Pak Gubernur belum membantu uang Rp 1,5 juta/KK buat 22 KK lagi,” pungkas Ike, seraya tersenyum.
Laporan/Posting : Imam Ghazali

