Mutu Aspal Jalintim Betung – Sungai Lilin – Peninggalan Dipertanyakan

0
446

* Pengerjaannya Dilakukan Saat Hujan Deras

Kliksumatera.com, MUBA- Mutu aspal pada pengerjaan Jalintim Betung – Sungai Lilin – Peninggalan yang dikerjakan PT Adhi Karya dipertanyakan warga. Sebab mutunya dinilai kurang baik karena pengerjaannya dilakukan saat hujan deras. Sehingga dikhawatirkan, usai dikerjakan aspal akan kembali mengelupas dan rusak.

Pengerjaan yang dimaksud berada di Jalan Negara tepatnya di Jalintimsum Ruas Jalan Sungai Lilin Km 120 depan Hotel Merah Putih Kecamatan Sungai Lilin dari Stasiun (STA) 120/300 sampai dengan Stasiun (STA) 120/400 lajur sebelah kiri, yang dikerjakan pada Kamis sore (04/3/2020) lalu.

”Padahal, Jalan Negara tersebut baru tersentuh pembangunan hingga beberapa tahun. Kini pengaspalan diperlakukan pihak rekanan tanpa mengikuti pedoman dan prosedur yang tertuang dalam baku mutu teknis pelaksanaan. Saat pengerjaan Job Mix Formula (JMF) di lapangan, aspal tersebut diduga sangat jauh berkualitas jika mengacu pada campuran minyak solar yang dipakai,” nilai Banhar aktifis LPKPK (Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan) Muba, warga Kecamatan Sungai Lilin, Senin (16/3) yang menyaksikan sendiri pihak rekanan menghampar aspal hotmix tersebut di saat hujan turun.

Sebagai masyarakat, Banhar amat menyesalkan hal itu. ”Sebab kualitas ataupun mutu pekerjaan tidak sesuai dengan harapan. Dan dikhawatirkan jalan tersebut tidak akan tahan lama. Padahal pembangunan jalan ini sangat dinanti sejak lama oleh masyarakat Sungai Lilin dan sekitarnya,” cetusnya.

Banhar kepada media mengaku miris, karena pihak rekanan selaku pelaksana pekerjaan pengaspalan jalan terkesan tak mengacuhkan kondisi cuaca di saat hujan deras melanda. Harusnya proses pekerjaan pengaspalan jalan hotmix itu ditunda hingga kering.

Senada dikemukakan Ansori , HS ( 53 ) Ketua Rt 04 /Rw 05 Kelurahan Sungai Lilin Jaya Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Setempat mengaku, dirinya juga melihat proses pekerjaan jalan tersebut dilakukan saat hujan yang Lebat pada hari kamis sore tanggal 4 maret 2020 yang lalu.

“Karena hujan , saya terpaksa berteduh di sekitar warung dimana lokasi pekerjaan Pengaspalan jalan berlangsung. Kita khawatir terhadap mutu dan kualitas proyek Pekerjaan dan pembangunan Jalan Negara di Jalintimsum Betung – Peninggalan Ruas Jalan Sungai Lilin yang dilaksanakan saat hujan deras ,” beber Banhar

Sementara itu, Site Engineering (SE) Konsultan Supervisi selaku pihak rekanan Kontraktor PT Adyi Karya (BUMN) ketika dikonfirmasi di lapangan mengatakan bahwa mereka sebagai manusia biasa wajar saja kalau ada kesalahan dan bila rusak bisa dibongkar lagi.

Sementara itu, Kuncoro selaku pihak Kontraktor PT Adhi Karya sendiri sebagai pelaksana pekerjaan ketika dikonfirmasi selalu menghindar sementara Rubandi sendiri sebagai Pimpinan Base Camp saat dihubungi lewat Hpnya tidak pernah aktif.

Ada baiknya pihak yang berkompenten melakukan pengawasan selama pengerjaan jalan ini berlangsung agar mutunya terjaga.

Laporan : Muhamad Riduwan
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here