Nasib Kakek Dikun Kian Merana

0
336

Kliksumatera.com, LAMPUNG- Sudah tua, hidup sebatang kara, saban hari berkeliling mencari nafkah. Sementara perhatian dari pemerintah kepada wong cilik, tak pernah dirasakannya.

Itulah nasib kakek tua bernama Dikun yang kini telah berusia 80 tahun. Dia tinggal sebatang kara di gubuk reoknya di Desa Candimas Gg Melati RT 3 Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara.

Menurutnya, dia tak pernah sekalipun mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, dia mengandalkan berjualan kereyeng atau tempat ayam bertelur. “Berkeliling jalan kaki dari rumah ke pasar pagi. Saya lakukan demi mencari sesuap nasi,’’ ujarnya, Kamis (22/8) siang.

Dalam kesehariannya, penghasilannya pun tak menentu. Kadang kereyengnya ada yang beli, kadang juga tidak. ‘’Kalau tidak berjualan, jelas saya tidak bisa makan. Mengharapkan bantuan dari siapa lagi kalau tidak usaha sendiri,’’ ujarnya, tampak loyo karena belum terisi perutnya sejak pagi.

Saat Kliksumatera.com bertanya apakah benar dirinya tak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, dia mengaku tidak pernah sama sekali.

“Belum pernah dapat bantuan dalam bentuk apapun Mas. Mungkin mereka sudah tak lagi memperhatikan orang miskin seperti saya,” ujar kakek Dikun dengan tatapan jauh.

Laporan : Apri
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here