Selama Pembangunan Drainase Sudah Lima Mobil Nyungsep, Kanit Laka Panggil Kontraktor

0
333

Kliksumatera.com, LUBUKLINGGAU- Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Lubuklinggau membangun Proyek Drainase sepanjang jalan protokol Ibukota Lubuklinggau, tepatnya di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Akibat kurangnya septi, mengakibatkan satu unit mobil truk pengangkut logistik atau peti es masuk ke dalam saluran drainase sedalam 2 meter. Hal itu, dikarenakan jembatan papan yang digunakan yang sementara patah, Jumat (21/2/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan mobil truk tersebut mengangkut logistik es yang dikendarai oleh Yengky Fernandes berisikan es dari Palembang dengan tujuan Lubuklinggau guna memasok es di Resto Istana Es.

Saat mobil truk pengangkut logistik es itu akan masuk ke area resto melewati jembatan papan yang sudah disiapkan oleh kontraktor, tiba-tiba patah, sehingga mobil terperosok ke dalam drainase sedalam 2 meter.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa Kamal melalui Kanit Laka Ipda Dedi Ardiyanto membenarkan adanya peristiwa lakalantas tunggal yang dialami oleh Yengky Fernandes yang mengendarai mobil truk yang membawa es. Kejadian tersebut sudah yang kelima kalinya ditangani oleh unit lakalantas.

Maka dari itu pihaknya akan memanggil kontraktor yang membangun drainase tersebut terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) papan jalan yang menghubungkan ke tiap toko.

“Jika pemborong sudah dipanggil tapi tidak datang, maka pihaknya akan memberikan surat panggilan kepada kontraktor,” tegas Ipda Dedi.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Asril melalui Kabid CK Ikhwan biasa disapa Iwan menjelaskan, pembangunan jembatan darurat yang dibuat selama proses pengerjaan proyek drainase hanya boleh dilintasi atau dilalui untuk mobil kecil.

“Coba kita lihat dulu permasalahannya apa memang mobil itu kelebihan beban apa memang salah kita,” kata Ikhwan saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2020) kemarin.

Ia juga mengatakan, kalau dilihat dari kondisi itu sepertina memang mobil yang salah, dikarenakan jembatan papan yang dibuat itu bukan untuk dilewati mobil yang besar.

“Jembatan yang dibangun itu memang bukan untuk mobil box, tapi untuk mobil biasa namanya saja jembatan darurat,” tandasnya.

Laporan : Shandy April
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here